Ini Upaya Anne Mendorong Produktivitas Kerajinan Khas Purwakarta

Ini Upaya Anne Mendorong Produktivitas Kerajinan Khas Purwakarta
dok/inilahkoran

INILAH, Purwakarta – Kabupaten Purwakarta selama ini memiliki kerajinan kriya khas yang mendunia. Produk rumahan berbahan dasar tanah liat itu tersentral di Kecamatan Plered. Adapun produk kriya khas wilayah ini, yakni berupa keramik hias, pot bunga, dan genteng.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, mengaku pihaknya berbangga hati karena kerajinan kriya khas wilayahnya bisa terus termasyur. Bahkan, ketenarannya sudah terdengar hingga belahan benua. Misalnya, Asia Tenggara, Amerika, dan bebeberapa negara di Eropa dan Timur Tengah.

“Kami bersyukur, karena produk kerajinan kriya khas wilayah kami bisa go Internasional,” ujar Anne kepada INILAH, Rabu (17/6/2020).

Anne menjelaskan, Kecamatan Plered selama ini menjadi sentra kerajinan kriya tersebut. Makanya, di wilayah itu pemerintah telah membuat sebuah lokasi untuk penelitian dan pengembangan (Litbang) produk kerajinan dari tanah liat tersebut.

Dia mengklaim, Litbang ini juga kerap dimanfaatkan sebagai lokasi wisata edukasi. Tak heran, selama ini banyak masyarakat yang berkunjung ke lokasi tersebut. Terutama, pelajar yang ingin belajar dan mengetahui teknik pembuatan kerajinan kriya ini.

Dengan kata lain, sambung dia, selain sarana penelitian Litbang ini juga menjadi lokasi wisata edukasi. Di lokasi ini, pengunjung juga bisa sekaligus belajar mengenai cara pembuatan kerajinan kriya.

Anne menuturkan, guna mendorong produktivitas kerajinan kriya ini, pihaknya juga akan menyiapkan lokasi untuk dijadikan kawasan indsutri kreatif. Lokasinya, berdekatan dengan litbang tersebut.

“Ke depan kita siapkan juga kawasan industri kreatif. Nantinya, produk kerajinan Purwakarta, termasuk di dalamnya produk batik khas Purwakarta akan ada sentra pemasarannya. Lokasinya, di gedung eks UPTD Pendidikan, Desa Cianting,” jelas da. (Asep Mulyana)