Dadang: Protokol Kesehatan Kunci Pilkada Kabupaten Bandung Aman dan Demokratis

Dadang: Protokol Kesehatan Kunci Pilkada Kabupaten Bandung Aman dan Demokratis
Bupati Bandung Dadang M. Naser. (istimewa)

INILAH, Soreang - Menindaklanjuti UU dan Perppu Pilkada, KPU baru saja tetapkan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020. Dalam PKPU tersebut, tahapan Pilkada serentak akan kembali dilanjutkan. Menyikapi hal tersebut, Bupati Bandung Dadang M. Naser menyatakan, kesiapannya mengawal pelaksanaannya.

"Pilkada masa Covid-19 ini tantangannya tidak mudah, tapi juga akan menjadi sejarah tersendiri ketika kita mampu melaksanakannya dengan baik dan aman. Butuh kerja sama semua pihak. Pemkab Bandung prinsipnya sudah menyiapkan dukungan anggaran dan kebutuhan teknis lainnya," ujar Dadang M. Naser, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dia menambahkan, telah dan akan koordinasi kepada Gubernur Jabar sebagai wakil Pusat, KPU, BAWASLU, Aparat Polri/TNI, dan tentunya masyarakat Bandung, agar penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Bandung berlangsung berjalan sesuai protokol kesehatan.

"Kuncinya di protokol kesehatan ya. Kita bisa ambil best practice Pemilu di Korsel, April lalu. Di tengah Covid-19, mereka sukses gelar pemilu, bahkan partisipasi meningkat. Saya juga mengajak warga Bandung, untuk tetap optimis dan berpartisipasi dalam Pilkada nantinya. Disiplin pakai masker, jaga jarak, cuci tangan," tegas Dadang.

Lebih lanjut Bupati dua periode Kabupaten Bandung ini menjelaskan, Pilkada adalah sarana penguatan demokrasi lokal. Pilkada di masa Covid-19 ini juga momentum bagi warga Bandung, selain menyalurkan hak pilihnya, juga menjadi arena pembuktian kekompakan warga kabupaten Bandung melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap aktivitasnya.

Dadang Naser juga berharap agar Pilkada ini berjalan aman, sukses, dan berkah, melahirkan suksesor Bupati Bandung yang tangguh menghadapi situasi sulit seperti saat ini. "Saya kan sudah 2 periode, gak mencalonkan lagi. Saya harap, bupati terpilih nantinya adalah yang terbaik dan kapabel terutama dalam upaya pemulihan perekonomian Kabupaten Bandung masa Covid-19 dan lanjutkan pembangunan yang telah dirintis," tutupnya. (agus sn)