Lagi, Pemkot Pertimbangkan Izin Resepsi Pernikahan di Bandung

Lagi, Pemkot Pertimbangkan Izin Resepsi Pernikahan di Bandung
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji tentang upacara pernikahan adat agar bisa dilaksanakan saat pandemi COVID-19. 

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan,  pemerintah kota akan mengevaluasi setelah adanya pertemuan bersama Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung. 

"Mungkin kedepannya kita lihat persiapan dan komitmen teman-teman (jasa pernikahan), tadi saya sampaikan bahwa kegiatan pernikahan ini melibatkan cukup banyak orang dan interaksi juga cukup dekat, kalau ini nanti termasuk yang dilonggarkan, komitmen protokol kesehatannya harus sangat ketat," kata Yana di Balai Kota Bandung, Rabu (17/6/2020). 

Menurut dia, Kota Bandung memang memberikan kelonggaran kepada sejumlah sektor dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proposional sekarang ini. 

"Tetapi belum tentu ada kelonggaran untuk sektor itu (acara pernikahan), karena interaksi di dalam acara pernikahan kan cukup tinggi dibanding kegiatan lain. Nanti kita akan lihat dahulu, dan ngobrol dahulu dengan teman-teman penyedia tempat," ucapnya. 

Pengelola tempat, jasa boga dan pihak terkait lainnya dalam upacara pernikahan adat, dituturkan dia harus dapat bersinergi dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Lalu disamping itu, pihak penyedia jasa pernikahan harus menyiapkan aurat pernyataan. Sebab ditambahkan dia, perlu adanya komitmen tegas untuk menerapkan protokol kesehatan. 

"Dalam waktu dekat, kita dari pemerintah kota bersama-sama teman-teman akan melihat tempat- tempat (gedung resepsi) sambil kita lakukan juga simulasinya seperti apa," ujar dia. 

Di lain sisi, Ketua Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung, Aries Ardiansyah mencatat ada sekitar 200 kegiatan upacara pernikahan adat ya g telah dibatalkan. 

"Semoga ada pelonggaran. Kita juga mengajukan protokol kesehatan yang akan dipakai. Contoh dari katering, mereka menggunakan alat pelindung diri (APD). Lalu ada yang mengatur alur masuk tamu dan orang-orang yang berinteraksi," kata Aries. (Yogo Triastopo)