Apa Kabar, Pembangunan Huntara dan Huntap di Wilayah Barat Kab Bogor?

Apa Kabar, Pembangunan Huntara dan Huntap di Wilayah Barat Kab Bogor?
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan. (Reza Zurifwan)

INILAH, Bogor - Pembangunan sekitar 1.600 unit hunian sementara (Huntara) untuk para korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Cigudeg dan Kecamatan Sukajaya terus berjalan dan akan dilakukan serah terima oleh Bupati Bogot Ade Yasin.

Sementara untuk proyek pembangunan 2.000an unit hunian tetap (Huntap), setelah lahan kebun pohon sawitnya sudah dibersihkan (land clearing) oleh Pemkab Bogor dan Korem 061 / Surya Kencana, proyek insfrastruktur ini masih menunggu hasil lelang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU - Pera).

"Pembangunan Huntara sebentar lagi selesai dan akan diserah terimakan oleh Bupati Ade Yasin kepada para korban bencana alam yang rumahnya mengalami kerusakan dan tidak bisa lagi tinggal di lahan sebelumnya karena masuk kategori rawan bencana alam, sedangkan untuk proyek pembangunan Huntap kita bersama Korem 061 / Surya Kencana sudah melakukan land clearing dan tinggal menunggu pemenang lelang pembangunan insfrastruknya yang saat ini kabarnya masih dalam tahap lelang di KemenPU - PR," ujar Iwan Setiawan Wakil Bupati Bogor kepada wartawan, Kamis (18/6).

Ditemui terpisah, Djuanda Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan  Kabupaten Bogor mengungkapkan walaupun belum ada serah terima, 1.000an huntara sudah dihuni oleh para korban bencana alam atau pengungsi.

"1.000an kepala keluarga pengungsi sudah mengisi bangunan Huntara sejak beberapa waktu lalu, hanya tersisa 1.00an unit lagi Huntara yang saat ini masih dalam tahap pembangunan dan akan selesai dalam waktu dekat," ungkap Djuanda.

Mantan Camat Gunung Putri ini menambahkan bahwa Pemkab Bogor membutuhkan waktu tambahan hingga meleset dari target awal dikarenakan harus membersihkan lahan kebun pohon sawit karena selainnya banyaknya pohon sawit dan luasnya lahan, juga karena lahannya yang tidak rata.

"Dalam pembangunan Huntap ini kita kan harus membersihkan sedikitnya 28 hektare lahan kebun pohon sawit di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg lalu belasan hingga puluhan hektare lahan serupa di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya. Kendala lainnya selain lahannya berbukit juga kita kan harus mengurus surat perijinannya dari pemilik lahan Hak Guna Usaha (HGU) baik itu PT Perkebunan Nusantara VIII Cikasungka maupun pihak lainnya,"  tambahnya.

Informasi yang dihimpun Inilah, setelah masa transisi pasca bencana alam selesai pada Bulan Maret lalu, maka  pada Bulan April Pemkab Bogor hingga saat ini adalah masa rekonstruksi Huntara maupun Huntap.

Untuk membangun 1.600an Huntara, 2.000an Huntap, biaya sewa rumah, perbaikan jalan yang rusak, perbaikan jembatan yang rusak, perbaikan rumah yang susak, perbaikan sekolah yang rusak di Kecamatan Sukajaya, Cigudeg,  Nanggung, Jasinga dan Pamijahan. Maka Pemkab Bogor pun menyiapkan anggaran sebesar Rp 99 miliar. (Reza Zurifwan)