Empat Kementerian Dukung Penataan Situ Bagendit Menuju Objek Wisata Dunia

Empat Kementerian Dukung Penataan Situ Bagendit Menuju Objek Wisata Dunia
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Kendati sempat mengalami gagal lelang pada 2019, ambisi pemerintah menjadikan objek wisata Situ Bagendit Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut sebagai obyek wisata kelas dunia terus melaju. 

Proses lelang penataan daya tarik wisata Situ Bagendit pun dilanjutkan di 2020 ini. 

Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Pusat bahkan kini mendorong empat kementerian untuk mendukung terwujudnya pembangunan objek wisata Situ Bagendit sebagai obyek wisata berkelas internasional. 

Menurut Wabup Garut Helmi Budiman saat mendampingi tim Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat (BPPW Jawa Barat) di Situ Bagendit pada Rabu (17/6/2020), keempat kementerian dilibatkan dalam pembangunan obyek wisata Situ Bagendit itu yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Keuangan, Kementerian PErhubungan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

"Mudah-mudahan segera bisa dilaksanakan. Tergantung proses lelangnya yang sedang dilakukan di Pusat," kata Helmi sebagaimana dikutip Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut Muksin, (18/6/2020),.

Disebutkan, terdapat seluas 105 hektare lahan disiapkan untuk penataan Situ Bagendit yang pelaksanaanya direncanakan pada tahun jamak, 2020, atau 2021.

Helmi pun mengapresiasi langkah Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang siap membangun daerah Garut, termasuk obyek wisata Situ Bagendit.

Karenanya, Helmi berharap masyarakat turut berpartisipasi menjaga dan merawat aset daerah tersebut.

Pada 2019, penataan obyek wisata Situ Bagendit gagal berpagu anggaran sekitar Rp29 miliar bersumber APBD Provinsi Jawa Barat gagal direalisasikan karena mengalami gagal lelang.

Alasannya, semua peserta tender dinilai tak ada yang lulus dalam evaluasi penawaran dilaksanakan Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Garut. 

Padahal beberapa hari paskakunjungan Presiden Joko Widodo ke Garut pada Januari 2019, kegiatan tersebut sempat disebut-sebut Bupati Garut Rudy Gunawan bisa dimulai pada Mei 2019.

Belum diketahui, apakah kegiatan yang gagal lelang tersebut kembali masuk pada 2020 atau tidak. Pun belum ada keterangan mengenai besaran biaya digelontorkan Pemerintah Pusat untuk penataan Situ Bagendit yang melibatkan empat kementerian itu.

Akan tetapi, Menteri Pariwisata Arief Yahya sewaktu berkunjung ke Garut pada pertengahan 2029, sempat menyebutkan sebagai bentuk dukungannya, Pemerintah akan menggelontorkan anggaran Rp100 miliar dari Kementerian PUPR untuk revitalisasi, dan penataan Situ Bagendit.(zainulmukhtar)