Tambahan Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ibu dan Anak Positif Terpapar

Tambahan Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ibu dan Anak Positif Terpapar
Bupati Bogor Ade Yasin. (Reza Zurifwan)

INILAH, Bogor - Di tengah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proposional, kasus penyebaran wabah virus corona (covid 19) di Kabupaten Bogor masih terus bertambah hingga menjadi 313 kasus.

"Ada 5 orang warga Bumi Tegar Beriman yang baru dinyatakan terpapar wabah covid 19, hingga total kasus penyebaran wabah ini mencapai 313 orang," kata Ketua Tim Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (19/6).

Wanita yang sudah 18 bulan menjabat Bupati Bogor ini menambahkan lima orang yang baru dinyatakan terpapar tersebut merupakan warga Gunung Putri, Bojonggede, Parungpanjang dan Gunung Sindur.

"Seorang perempuan berusia 13 tahun asal  Kecamatan Parungpanjang, seorang laki - laki berusia 47 tahun asal Kecamatan Gunung Putri, seorang laki - laki berusia 28 tahun asal Bojonggede serta ibu dan anak perempuan yang berusia 46 tahun dan 6 tahun asal Kecamatan Gunung Sindur telah terpapar wabah covid 19 setelah sebelumnya mengikuti swab test covid 19," tambahnya.

Ade menuturkan dari 313 orang yang terpapar wabah covid 19, 66 orang dinyatakan sembuh, 16 orang telah meninggal dunia, 228 orang masih menjalani perawatan dan 3 orang lainnya bukan lagi warga Kabupaten Bogor karena sudah berganti data kependudukan.

"Hari ini ada seorang pasien Covid 19 yang sudah terkonfirmasi sembuh ialah laki -  laki berusia 25 tahun asal Kecamatan Citeureup, hingga total pasien covid 19 yang telah sembuh ada 66 orang," tutur Ade.

Mantan advokat ini menjelaskan hingga Kamis malam untuk jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) ada 269 orang, sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 414 orang.

"Jumlah ODP sebelumnya ada 265 orang lalu ada kenaikan menjadi 269 orang, sementara jumlah PDP menurun dari sebelumnya 420 orang menjadi 414 orang. Untuk jumlah PDP yang telah meninggal dunia masih di angka 16 orang," jelasnya. (Reza Zurifwan)