Oded Berharap Kota Bandung Mampu Pertahankan WTP

Oded Berharap Kota Bandung Mampu Pertahankan WTP
(Istimewa)

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah selesai menjalani pemeriksaan tahunan keuangan daerah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat.

Di Balai Kota Bandung, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jabar, Arman Syifa diterima Wali Kota Bandung Oded M Danial, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Jumat (19/6/2020).

Dikatakan Arman, di awal 2020, BPK Provinsi Jabar telah memulai pemeriksaan di Pemkot Bandung. Pemeriksaan intern sudah dimulai sejak 20 Januari hingga 28 Februari 2020.

Kemudian, dilanjutkan dengan penyerahan laporan kinerja perangkat daerah (LKPD) pada 18 Maret 2020. BPK lalu melaksanakan pemeriksaan terinci pada 15 April hingga 22 Mei lalu dengan metode desk audit. Setelah itu, BPK melanjutkan dengan audit lapangan 26 Mei hingga 19 Juni.

Setelah itu, BPK akan menyerahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) pada 30 Juni 2020 mendatang. 

“Total pemeriksaan 46 hari. Ini lebih lama dari pada yang seharusnya karena kita ada WFH (Work From Home) ya karena ada pandemi ini. Tapi ini tidak mengurangi efektivitas kinerja kami insyaAllah,” kata Arman.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial berterima kasih kepada BPK yang sudah menjadi mitra terbaik selama pemeriksaan tersebut. Kota Bandung sangat terbuka mendapat evaluasi agar laporan kinerja bisa semakin meningkat.

“Kami akan menindaklanjuti dengan baik arahan dan temuan dari BPK ini sehingga bisa mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP),” kata Oded.

Pada pemeriksaan kali ini, BPK menyoroti ada hal-hal yang harus ditingkatkan Pemkot Bandung. Di antaranya, manajemen stok 'opname' dan sertifikasi aset yang masih bertahap dilakukan pemerintah daerah.

“Ini harus direspon positif. Insyaallah kita kejar lagi WTP,” ucapnya. (yogo triastopo)