Inilah Sosok Pimpinan Baru BNNK Bogor, AKBP Teguh Purwanto

Inilah Sosok Pimpinan Baru BNNK Bogor, AKBP Teguh Purwanto
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Setelah ditinggal pimpinannya terdahulu Nugraha Setia Budi yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, kini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor memiliki pimpinan baru. Adalah AKBP Teguh Purwanto yang dilantik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat pada April lalu.

Sebelum menjabat sebagai Kepala BNNK Bogor, pria ramah senyum ini sudah sejak 2017 bertugas di BNNP Jawa Barat dan juga cukup lama bertugas di lingkup  Polda Jawa Barat.

Ditunjuknya seorang perwira polisi aktif berperangkat AKBP menjadi Kepala BNNK Bogor merupakan kali pertama. Sebab, sebelum-sebelumnya lembaga pemberantasan peredaran narkoba di Bogor itu dipimpin aparatur sipil negara (ASN) atau pejabat Pemkab Bogor esselon III.

"Sebelum menjadi Kepala BNNK Bogor mulai bulan April lalu, saya sebelumnya  bertugas di BNNP Jawa Barat, Polda Jawa Barat dan juga pernah menjadi Kepala Satreskrim Polres Majalengka," ucap AKBP Teguh kepada wartawan, Jumat (19/6/2020).

Sama seperti sebelumnya, dia menerangkan tiga fungsi BNNK Bogor masih dalam rehabilitasi penyalahguna, pencegahan, dan pemberantasan peredaran narkotika.

"Dari tiga fungsi BNNK Bogor, kami memprioritaskan pemberantasan peredaran narkotika lalu setelah itu baru pencegahan dan rehabilitasi penyalahguna narkotika baik itu di Kabupaten maupun Kota Bogor," terangnya.

Teguh menuturkan, selain fokus dalam penangganan peredaran 71 jenis narkotika yang dirilis pemerintah. Jajarannya juga memonitor ratusan jenis narkotika yang belum dilarang UU Nomor 35/2009 tentang peredaran narkotika.

"Ada lebih dari 800 jenis narkotika yang belum diatur oleh UU Nomor 35/2009 yang juga kita awasi, selain 71 jenis narkotika yang memang sudah dilarang peredarannya oleh pemerintah dengan UU yang sama," tutur Teguh.

Dia menjelaskan, dalam melaksanakan tugasnya selain bekerja sama dengan Satuan Narkoba Polres Bogor maka jajaraannya juga bekerjasama dengan BNNP Jawa Barat dab BNN Republik Indonesia.

"BNNK Bogor selain menginduk ke BNNP Jawa Barat serta BNN  Republik Indonesia, kami juga akan menjalin kerjasama dengan Polres Bogor, Polres Depok, Polda Jawa Barat, Polda Banten maupun  Polda Metro Jaya yang ada di sekitar Bogor Raya karena biasanya para bandar itu mengedarkan barang haramnya secara lintas daerah dan provinsi," jelasnya. (Reza Zurifwan)