Telkom Siap Wujudkan Pesantren Mandiri dan Go Global di Era New Normal

Telkom Siap Wujudkan Pesantren Mandiri dan Go Global di Era New Normal
istimewa

INILAH, Bandung - Telkom Regional 3 kembali mengadakan webinar. Kali ini mengangkat tema “Pesantren Go Digital dalam Mewujudkan Pesantren Mandiri dan Go Global di Era New Normal”.
 
Direktur Digital Business Telkom Faizal R Joemadi mengatakan, kesiapan infrastruktur Telkom untuk mendukung Smart City Jabar melalui solusi-solusi Connectivity-Content-Collaboration adalah Pesantren Go Digital.

“Telkom berkomitmen menghadirkan dukungan coverage 100 persen fiber optik seluruh Jabar serta ketersediaan Data Center yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh Pemda dan masyarakat. Pesantren Go Digital, adalah solusi yang Telkom berikan demi mewujudkan Pesantren yang berdaya saing global,” kata Faizal, Jumat (19/6/2020).

Di lain sisi, Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Toto M Toha menekankan bahwa kekuatan utama dunia pesantren terletak pada nilai keikhlasan, kemandirian, ketawadhuan dan kejujuran yang saat ini berkolaborasi dengan berbagai keunggulan dunia modern.

"Itulah sebabnya ada program pengembangan manajemen modern pesantren, para santrinya yang hebat bisa dikirim ke luar negeri untuk mendakwahkan Islam rahmatan lil’alamiin ke mancanegara, termasuk pintu yang disediakan Pemprov Jabar melalui program 'English for Ulama'," kata Toto.

Di lokasi yang sama, Komisaris Independen Telkom, Prof Marsudi Wahyu Kisworo menyebut bahwa pandemi Covid-19 memberikan pembelajaran yang sangat baik untuk penerapan Smart City, seperti beberapa solusi adaptif yang sudah diterapkan di Provinsi Jabar di masa pandemi Covid-19 yakni Pikobar dan lima command center tersebar di beberapa kota/kabupaten.

Menurut dia, Telkom Regional 3 saat ini telah siap memberikan solusi untuk pesantren melalui Pesantren Go Digital seperti dipaparkan Executive Vice President Telkom Regional 3 Jabar Mohamad Khamdan.

"M Khamdan menekankan bahwa dengan Pesantren Go Digital ini, dapat memberikan pemahaman kepada santri mengenai pemanfaaata teknologi dalam meningkatkan pembelajaran. Jika dilihat dari sisi commerce memberikan kepada para santri agar dapat menyalurkan produknya secara lokal dan global dan dapat mengembakan bisnis UMKM," kata Marsudi.

Sementara itu, Tribe of SMB Digititalization Henri Setiawan mengatakan, bila detail program beserta solusi Pesantren Go Digital adalah website pesantren, edukasi melalui solusi pembelajaran online, commerce dan kartu santri.

"Melalui program ini, keberadaan pesantren Go Digital diharapkan akan dirasakan oleh masyarakat di sekitar pondok pesantren, seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara," kata Henri. (Yogo Triastopo)