Unisba Melakukan Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Unisba Melakukan Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi
istimewa

INILAH, Bandung - Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Bandung (Unisba)
merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan tinggi dengan mengusung pelatihan literasi bagi santri mengenai koperasi syariah berbasis sekolah.


Ketua Tim PKM Unisba Eva Fauziah mengatakan peningkatan daya saing manusia pada bidang pendidikan menjadi prioritas dan sasaran pokok pembangunan daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) karena kualitas pendidikan masyarakat belum optimal. Rendahnya kualitas pendidikan dan ketrampilan masyarakat menyebabkan tingginya tingkat kemiskinan dan rendahnya daya saing ekonomi masyarakat. Di sisi lain, literasi keuangan syariah di masyarakat masih rendah.

"OJK mencatat masih pada level 2,1% dan perlu dilakukan sosialisasi lebih gencar. Institusi pendidikan merupakan lembaga efektif dan memiliki dampak multifier apabila dapat diimplementasikan di sekolah yaitu meningkatkan kompetensi siswa, mendatangkan keuntungan ekonomi serta mengejawantahkan nilai ekonomi Islami," ujar Eva yang juga Dosen Unisba.

Menurutnya, hal ini mendorong Pesantren Cipada 16 merencanakan kegiatan ektrakulikuler santri berupa pendirian koperasi/ BMT syariah berbasis sekolah namun sumber daya manusia yang dimiliki tidak mumpuni dan mengajukan kerjasama untuk mengadakan pelatihan.

"Solusi yang dilakukan adalah pemberian literasi dan pendampingan pendirian koperasi syariah berbasis sekolah bagi santri sebagai upaya membangun edupreuneur corner keuangan syariah di lingkungan pesantren," ujarnya.

Dia menambahkan urgensi kegiatan ini memiliki dampak yang multifier bagi para pihak seperti santri, guru, sekolah, masyarakat dan user. Luaran yang ditargetkan yaitu terdapat peningkatan literasi santri tentang koperasi syariah berbasis sekolah yang awalnya not have literate menjadi less literate, sufficient literate dan well literate.

Rencana kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap Pertama, pada kegiatan Literasi, akan dilakukan pree test dan post test untuk mengetahui pengetahuan awal dan akhir santri setelah diberikan literasi koperasi syariah berbasis sekolah. Tahap Kedua, melakukan pendampingan pendirian koperasi syariah dan mekanisme operasional koperasi syariah berbasis sekolah.

Pada kegiatan pendampingan ini, santri akan dibimbing mulai dari persiapan pendirian, penyediaan form pencatatan, perumusan produk-produk koperasi, penerapan akad syariah yang tepat serta tat cara pengelolaannya yang dirangkum dalam buku pedoman.

"Kegiatan ini diharapkan mampu untuk menambah pengetahuan, keyakinan dan ketrampilan santri dalam mengelola koperasi syariah berbasis sekolah," pungkas Eva. (Okky Adiana).