Tabur Jutaan Benih Ikan, Upaya PJT II Sterilisasi Air Waduk Jatiluhur

Tabur Jutaan Benih Ikan, Upaya PJT II Sterilisasi Air Waduk Jatiluhur
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Bendungan Ir Djuanda atau Waduk Jatiluhur merupakan salah satu sumber air buatan terbesar di Indonesia yang multifungsi. Sebab, selain menjadi pembangkit listrik tenaga air, waduk buatan seluas 8.300 hektare itu juga menjadi penyuplai air untuk kebutuhan pesawahan ke wilayah hilir.

Sebagai pengelola waduk, PJT II Jatiluhur tentunya dituntut untuk melakukan langkah stategis guna memaksimalkan fungsi waduk itu sendiri. Salah satunya, dengan menjaga keseimbangan eksosistem dan kelestarian waduk tersebut. Supaya, segala resiko yang mengancam keberadaan bendungan bisa diminimalisasi.

Direktur Keuangan dan SDM Jasa Tirta II Haris Zulkarnain menuturkan, perusahaannya berkomitmen untuk menjaga kelestarian waduk Jatiluhur, terutama yang menyangkut kwalitas airnya. Adapun salah satu upaya perusahaanya untuk menjaga keseimbangan eksosistem di waduk buatan ini, yakni dengan cara menebar benih ikan.

“Kegiatan seperti ini bukan kali pertama dilakukan. Ini, merupakan program rutin kami sebagai upaya menjaga kelestarian Waduk Jatiluhur,” ujar Haris kepada wartawan, akhir pekan kemarin.

Menurut dia, penebaran benih ikan seperti ini, bisa menjadi salah satu upaya alternatif penjernihan air secara alami di danau Jatiluhur. Untuk kegiatan kali ini, benih ikan yang ditabur ke perairan Jatiluhur itu mencapai 1 juta ekor. Jika dikumulasikan dengan tahun-tahun sebelumnya, sudah lebih dari 5 juta ekor benih ikan yang disebar di Jatiluhur.

“Untuk jenis ikannya, itu lebih ke ikan-ikan air tawar yang produktif,” jelas dia.

Haris menambahkan, penebaran benih ikan ini juga sekaligus upaya konservasi untuk memperkaya perikanan alami di Waduk Jatiluhur. Sehingga, dia berharap, implikasinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Ini bisa memberikan manfaat yang lebih baik bagi kehidupan sekitar. Minimalnya, bisa menjadi langkah awal dan berkelanjutan untuk budidaya perikanan dan pemberdayaan masyarakat agar ikut terlibat dalam menjaga keberlangsungan Waduk Jatiluhur,” jelas dia.

Kegiatan ini, juga termasuk upaya PJT II dalam mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mewujudkan kembali Sungai Citarum yang Bersih, Indah, Lestari (Bestari) dan Harum. Sehingga, masyarakat dapat menikmati air yang bersih dan sehat serta menjamin keberlangsungan hidup mereka. (Asep Mulyana)