UMC Tanpa IMB Memanas, JAC Desak Izin Operasional Dicabut

UMC Tanpa IMB Memanas, JAC Desak Izin Operasional Dicabut

INILAH, Cirebon - Jaringan Aktivis Cirebon (JAC) mendesak agar izin operasional Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) dicabut. Pencabutan izin tersebut dikhususkan untuk kampus 2 di Watubelah, Kecamatan Sumber. Pasalnya, seluruh bangunan yang ada belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

"IMB  menjadi dasar dan syarat mutlak yang harus dimiliki sebelum melakukan kegiatan pembangunan. IMB juga merupakan salah satu produk hukum yakni berdasarkan ketentuan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (UUBG)," kata Ketua JAC Alland, Minggu (21/6/2020).

Menurutnya, IMB juga mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksana UUBG. Selain itu, Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cirebon Nomor 3 tahun 2015 tentang Bangunan Gedung. Jika pemilik rumah atau gedung tidak IMB, bisa dikenai sanksi administratif penghentian sementara. 

Sedang dalam Pasal 115 ayat 2 PP Nomor 36 tahun 2005 disebutkan, pemilik bangunan gedung yang tidak memiliki IMB, dikenakan sanksi perintah pembongkaran.

"Tidak ada alasan pihak perguruan tinggi berdalih dan melempar kesalahan ke kontraktor. Kami merasa ini merupakan pelanggaran berat,  terlebih bangunan itu sudah berdiri sejak lama, tapi tidak mengantongi izin. Maka, demi menciptakan rasa keadilan dan patuh terhadap hukum berlaku, harus segera dicabut izin operasionalnya, dan segel sebelum terpenuhinya IMB," ungkap Alland.

Perwakilan JAC lainnya Chek Ronny menilai, kasus IMB UMC perlu disikapi  tegas. Itu untuk memberikan efek jera dan tidak ada lagi pihak lain yang hendak mendirikan bangunan melakukan hal yang sama. Pihak UMC jangan mendelegitimasi sebuah aturan, karena IMB merupakan prodak hukum yang sah. Institusi perguruan tinggi, lanjut dia, merupakan sarana pendidikan dan bisnis yang bersifat komersil. 

"Kami akan melaporkan segala bentuk pelanggaran tindak pidana yang dilakukan pihak UMC ini ke Kementerian Pendidikan RI agar menjadi efek jera," ancamnya.

Seperti diberitkan sebelumnya gedung Kampus 2 UMC sama sekali belum memperoleh IMB. Padahal, gedung tersebut sudah beroperasi dan sudah melakukan kegiatan perkuliahan. Sayangnya pihak UMC berdalih bahwa perizinan semua diurus kontraktor. (Maman Suharman)