637 Pasien Positif Corona Masih Dirawat di RSD Wisma Atlet

637 Pasien Positif Corona Masih Dirawat di RSD Wisma Atlet

INILAH, Jakarta,- Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga Senin (22/6) pukul 08.00 WIB, merawat sebanyak 637 pasien positif COVID-19, bertambah sembilan orang dari hari sebelumnya, yakni berjumlah 628 pasien.

"Pasien swab positif COVID-19 yang dirawat di RSD Wisma Atlet, hingga Senin (22/6) pukul 08.00 WIB bertambah sembilan orang, semula 628 orang menjadi 637 orang," ujar Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan persnya di Jakarta,Senin (22/6/2020)

Sementara itu, pasien yang dinyatakan reaktif dari hasil "rapid test" sebanyak 17 orang, bertambah satu orang dari hari sebelumnya berjumlah 16 orang.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSD Wisma Atlet saat ini berjumlah dua orang, sedangkan jumlah pasien berstatus orang dalam pemantauan (ODP) tercatat nihil.

Secara keseluruhan, jumlah pasien yang menjalani rawat inap di RSD Wisma Atlet berjumlah 656 orang, terbagi atas 334 pria dan 322 pasien wanita. "Pasien rawat inap bertambah 12 orang, semula 644 orang menjadi 656 orang. Pasien sembuh delapan orang dan pasien masuk rawat inap berjumlah 20 orang," kata Aris.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo sejak 23 Maret 2020. Rumah sakit ini berkapasitas 12.000.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I ditunjuk pemerintah melalui Markas Besar TNI untuk mengoperasikan rumah sakit darurat yang baru pertama kali dioperasikan di Tanah Air itu.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I bertanggung jawab dalam operasionalisasi empat pusat perawatan dan penanggulangan Covid-19, yaitu RS Darurat Wisma Atlet (Jakarta), fasilitas serupa di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu (Jakarta) dan di Pulau Natuna (Kepulauan Riau), dan terkini adalah RS Khusus Infeksi Pulau Galang (Kepulauan Riau).

Pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet sejak 23 Maret hingga saat ini terdaftar 4.848 orang, sementara pasien yang dirujuk ke rumah sakit lainnya sebanyak 138 orang.

Pasien yang pulang atau telah dinyatakan sembuh tercatat 3.084 orang, sedangkan yang meninggal dunia sebanyak tiga orang.

Dalam kesempatan itu, Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap 63 pasien, terbagi atas 34 pria dan 29 wanita.

Jumlah tersebut berkurang satu orang dari hari sebelumnya yakni 64 orang. Dari 63 pasien yang dirawat inap, 46 orang dinyatakan positif COVID-19, 11 orang lainnya dinyatakan PDP, dan enam orang lainnya berstatus ODP

"Rekapitulasi pasien terdaftar di RSKI Pulau Galang terhitung sejak 12 April 2020 berjumlah 211 orang, pasien dirujuk ke RS lain dua orang, yang telah pulang atau menjalani isolasi mandiri sebanyak 146 orang, dan yang meninggal nihil," kata Aris.

Sementara itu, data total jumlah ABK dan pekerja migran yang telah pulang kembali ke Indonesia hingga saat ini tercatat 27.411 orang, sebanyak 3.872 orang masih dikarantina, sedangkan 23.539 orang lainnya telah diperbolehkan pulang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia hingga Minggu (21/6) pukul 12.00 WIB, bertambah 862 kasus, sehingga total menjadi 45.891 kasus, sementara yang sembuh berjumlah 18.404 orang, dan 2.465 orang meninggal dunia.