Pusat Perbelanjaan di Bandung Diminta Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Pusat Perbelanjaan di Bandung Diminta Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan
Istimewa

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung meminta para pengelola toko dan pusat perbelanjaan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Pasalnya, hal itu bisa mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Permintaan itu dikatakan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana seusai meninjau toko Mutiara Super Kitchen yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada Selasa (23/6/2020).

"Jadi saya dapat laporan dari teman-teman kewilayahan, keluhan dari warga bahwa di Mutiara Kitchen ini. Setelah buka ternyata kurang menerapkan standar protokol kesehatan. Seperti tidak ada jaga jarak antrean dan di dalamnya juga," kata Yana. 

Setelah meninjau tempat tersebut, dia menilai ada beberapa hal harus diperbaiki dan perlu dilakukan. Salah satunya adalah soal troli belanja. Hemat dia, troli langsung dibersihkan. 

"Seperti troli belanja. Saat pengunjung mau menggunakan sebaiknya dibersihkan langsung oleh petugas. Jadi sebelum mengambil troli pengunjung merasa yakin sudah bersih. Karena itu media yang disentuh oleh banyak orang," ucapnya.

Selain hal itu, terkait kapasitas 30 persen, menurut Yana, baiknya diatur. Satu cara adalah menggunakan kartu antrean dengan maksimal 75 orang di dalam pusat perbelanjaan.

"Hanya 75 orang di dalam. Jadi antrean ke-76 selama belum ada yang keluar, tak boleh masuk dulu. Kalau sudah ada yang keluar satu atau dua orang baru bisa masuk. Itu pun selama 30 menit ketentuannya," ujar dia. 

Sementara itu, Store Manager Mutiara Super Kitchen, Resti Meldarianda mengaku pihaknya masih membuka pusat belanja secara terbatas. Sehingga menyediakan nomor antrean untuk masuk.

"Sampai di depan pintu masuk ada security yang bertugas untuk cek suhu dan membagikan nomor antrean. Untuk orang yang masuk dibatasi 75 orang dengan 75 nomor antrean," kata Resti. 

Selain itu, anak-anak berusia di bawah 15 tahun dan ibu hamil tidak diperbolehkan masuk. Pengunjung dan karyawan wajib memakai masker. Sedangkan kasir menggunakan face shield dan cuci tangan sebelum memasuki toko.

"Untuk belanja kita batasi maksimal 30 menit. Lebih dari itu akan diinfokan oleh customer service kalau waktu berbelanja sudah habis. Sehingga harus segera bertransaksi di kasir," ucapnya. (Yogo Triastopo)