Unisba Gelar Pelatihan Menciptakan Karakter Positif Anak

Unisba Gelar Pelatihan Menciptakan Karakter Positif Anak
istimewa

INILAH, Bandung - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Bandung (Unisba) melaksanakan pelatihan dan pendampingan dalam menciptakan karakter positif pada anak.

Sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan yang bertemakan “Pelatihan Membangun Karakter Positif pada Anak SOS Children’s Village Indonesia” itu dilakukan karena masih kurangnya peran orang tua bagi pembentukan karakteristik anak, khususnya bagi anak-anak yatim piatu.

Ketua Tim PKM Unisba Yuli Aslamawati mengatakan, anak merupakan tahapan dasar dalam menentukan kehidupan di masa yang akan datang, baik dalam kehidupan personal maupun perannya sebagai generasi penerus bangsa dalam membangun suatu Negara, sehingga sangat diperlukan persiapan yang matang dalam pengembangan karakteristik anak secara optimal, seperti perkembangan fisik, motorik, kognitif, bahasa, moral, dan sosial emosional.

"Dalam hal ini tentunya peranan orang tua yang paling memberikan pengaruh besar," ujarnya, Rabu (24/6/2020).

Kegiatan PKM yang digelar di Jalan Teropong Bintang, Lembang itu ditujukan bagi para anak-anak asuh dari SOS Children’s Village Indonesia. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan tim di antaranya penampilan beberapa video terkait pengetahuan para orang tua asuh, dengan maksud tersampaikannya informasi bahwa orang tua merupakan peran yang sangat penting dalam upaya membentuk karakteristik pada anak.

“Kegiatan pelatihan ini sangat penting untuk dilaksanakan, karena anak-anak di Panti Asuhan datang dari berbagai latar belakang”, ujar salah satu tim PKM.

Berdasarkan hasil penelusuran, menurut Yuli terdapat beberapa anak yang dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan juga ada yang tidak. Ketidakmampuan anak dalam beradaptasi inilah yang kemudian menimbulkan berbagai permasalahan yang berujung pada beberapa anak terlibat kenakalan, seperti tidak patuh pada ibu asuh, anak mulai berani membangkang, mencuri, merusak benda-benda, dan melakukan tindakan bullying pada sesama anak, pergi tanpa pamit dan lain sebagainya.

Kegiatan PKM ini memberikan manfaat yang baik bagi anak-anak dan juga para orang tua asuh. Pelatihan dan pendampingan yang berkesinambungan juga akan sangat memberikan pengaruh perubahan yang cepat terhadap anak-anak dalam membangun karakteristik yang sesuai dengan harapan. (Okky Adiana)