Cileungsi Klaster Terbesar Bogor, 40 Positif 2 Meninggal

Cileungsi Klaster Terbesar Bogor, 40 Positif 2 Meninggal

INILAH, Cibinong – Pasar Cileungsi menjadi klaster terbesar penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bogor.  Hingga kini 40 orang yang terpapar, baik pedagang, keluarganya, atau pihak lain yang pernah berkunjung ke sana.

“Dari 40 orang yang telah terpapar wabah Covid-19, ada dua orang yang dinyatakan telah meninggal dunia, 12 orang telah sembuh dan 26 orang lainnya masih menjalani perawatan,” ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif kepada wartawan, Rabu (24/6/2020).

Ia menerangkan 40 orang warga Kecamatan Cileungsi, Sukamakmur dan sekitarnya yang terpapar tersebut didapat tidak hanya dari pelaksanaan rapid dan swab test di Pasar Cileungsi yang sudah dilakukan tiga kali.

“Setelah ada pedagang Pasar Cileungsi yang dinyatakan terpapar wabah Covid-19, maka kami pun langsung melakukan tracking ke pihak ke keluarganya hingga keluarlah jumlah 40 orang tersebut,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kartalina Suwandi menyebutkan untuk pasien Covid-19 klaster Pasar Cileungsi atau klaster lainnya yang termasuk orang tanpa gejala (OTG) akan dirawat di Pusat Isolasi Covid-19 di Kecamatan Kemang, sementara pasien yang memiliki penyakit bawaan akan di rawat di rumah sakit.

“Untuk pasien OTG itu lebih lekas sembuh dibandingkan pasien Covid-19 yang memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, TBC, DBD atau penyakit-penyakit dalam lainnya,” lanjut Mike. (Reza Zurifwan)