Polresta Bandung Tetapkan Desa Tenjolaya sebagai Desa Tangguh Covid-19

Polresta Bandung Tetapkan Desa Tenjolaya sebagai Desa Tangguh Covid-19
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Polresta Bandung menetapkan Desa Tenjolaya sebagai Kampung Tangguh Covid-19. Sebuah desa di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung ini selanjutnya akan mewakili Polresta Bandung dalam perlombaan Kampung Tangguh Covid-19 di tingkat Polda Jawa Barat.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, Polri memang sengaja mengadakan lomba Kampung Tangguh Covid-19 sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan penyebaran dan penularan virus mematikan itu.

"Lomba ini bertujuan agar masyarakat produktif dan kondusif dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi," kata Hendra di Kantor Desa Tenjolaya usai meninjau Kampung Tangguh Covid-19, Desa Tenjolaya, Rabu (24/6/2020).

Dalam pelaksanaan perlombaan itu, kata Hendra, ada sejumlah desa di Kabupaten Bandung yang ikut serta. Namun, Desa Tenjolaya meraih nilai tertinggi dan keluar sebagai pemenang.

Ada beberapa kriteria yang jadi rujukan tim penilai dalam menilai Kampung Tangguh Covid-19. Penilaian utama itu yaitu penerapan protokol kesehatan dan kesehatan pangan.

"Tim penilai tidak hanya dari Polresta Bandung saja. Tapi juga melibatkan beberapa instansi terkait," ujarnya.

Hal yang menjadi perhatian tim penilai di Kampung Tangguh Covid-19 Desa Tenjolaya, adanya rumah isolasi bagi warga yang terindikasi terpapar Covid-19. Selain itu banyak spanduk imbauan warga untuk rajin mencuci tangan.

"Kesadaran warganya untuk bermasker dalam menjalankan kesehariannya juga tinggi. Dan satu lagi, ketahanan pangannya sangat kuat sebab 70 persen warganya mayoritas berprofesi sebagai petani," ujarnya.

Hasil produk pertanian di Desa Tenjolaya juga sangat sehat. Sebab, kata Hendra, hasil pertaniannya adalah hasil pertanian organik dengan kualitas tinggi.

"Apalagi hasil pertaniannya sudah diekspor ke Singapura dan Malaysia. Maka dari itu desa ini menjadi pilihan terbaik versi kami," katanya.

 Bupati Bandung, Dadang M Naser menyebut jika Desa Tenjolaya layak memenangkan perlombaan yang diadakan oleh Polri itu. Ia berharap Desa Tenjolaya bisa kembali menang di tingkat Jawa Barat dan Nasional nantinya di perlombaan serupa.

"Meski tidak ada kasus positif di desa ini, tapi masyarakatnya sadar betul dan tetap melakukan antisipasi dengan menyediakan berbagai sarana pencegahan Covid-19," katanya.

Dadang berharap desa-desa lain di Kabupaten Bandung bisa mencontoh Desa Tenjolaya dalam melakukan pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19.

"Apalagi vaksinnya belum ditemukan dan Covid-19 masih akan menghantui masyarakat. Makanya Desa Tenjolaya layak sekali dijadikan contoh oleh desa-desa lainnya," ujarnya. (Dani R Nugraha)