Direkomendasikan Besut Timnas, Ini Jawaban Robert Alberts

Direkomendasikan Besut Timnas, Ini Jawaban Robert Alberts
Foto: Persib.co.id

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts angkat bicara terkait pernyataan Presiden Madura United, Acshanul Qosasi yang merekomendasikan namanya menjadi pelatih tim nasional Indonesia.

Pelatih asal Belanda ini dinilai cocok menggantikan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong yang terancam dipecat PSSI dari kursi pelatih tim Merah Putih. 

"Saya sudah melakukan observasi dan ini hanyalah spekulasi di internet dan makin ramai diperbincangkan di sosial media. Yang saya yakini, pelatih asal Korea Selatan itu mempunyai kontrak (dengan timnas Indonesia)," kata Robert saat dihubungi, Rabu (24/6/2020). 

Robert bahkan yakin permasalahan yang dialami akan segera berakhir. Sehingga Shin Tae-yong masih akan tetap menangani timnas Indonesia. 

"Kedua belah pihak sama-sama profesional, baik PSSI adalah organisasi profesional dan pelatih Korea Selatan itu juga orang profesional dalam menjalankan tugasnya," tegasnya.

Karena itu, Robert meminta penyataan Presiden Madura United, Acshanul Qosasi untuk tidak dibesar-besarkan. Sebab hal itu hanya sebuah spekulasi. 

"Semuanya di luar dari itu hanyalah spekulasi dan sesuatu yang tidak perlu dibesar-besarkan. Sayangnya, sekali lagi, sosial media yang menggiringnya," tuturnya. 

Saat ini, Robert memastikan masih menjadi pelatih Persib Bandung. Bahkan tidak ada niatan untuk meninggalkan tim berjulukan Maung Bandung ini. 

"Saat ini saya masih dalam tugas menjalankan tugas bersama Persib dan saya berkonsentrasi untuk Persib. Saya fokus untuk bersiap menatap liga yang akan dimulai kembali, melanjutkan kemenangan beruntun kami," katanya. 

Tak hanya itu, lanjutnya timnas Indonesia juga akan melanjutkan rencananya. Terlebih di tahun ini, baik senior maupun junior akan menjalani berbagai kejuaraan.

"Jika akhirnya tidak berjalan bagus, mari bicara soal masa depan, bicara soal realitas, bukan bicara soal spekulasi yang tersebar di sosial media karena itu tidak bagus. Saya berkonsentrasi untuk Persib Bandung, dan biarkan PSSI dengan pelatih Korea Selatan itu menjalankan pekerjaan mereka," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)