Jadwal Kick Off Liga 1 Bocor, Ini Reaksi Persib

Jadwal Kick Off Liga 1 Bocor, Ini Reaksi Persib
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. (Muhammad Ginanjar)

INILAH, Sumedang - Jadwal kick off lanjutan Liga 1 2020 mulai menemui kejelasan. Rencananya akan digelar 18 September atau 1 Oktober mendatang. 

Kabar itu muncul melalui pernyataan Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan. Pelatih yang akrab disapa RD itu mengaku mendapatkan bocoran dari Direktur Madura United yang juga anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro. 

Menanggapi hal itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengaku tidak mempermasalahkannya. Yang terpenting baginya pertandingan bisa berjalan aman terutama dari virus Corona (Covid-19). 

"Kenapa tidak? Kalau benar ya silakan, asal Covidnya sudah jelas. Termasuk keamanan soal kesehatan yang harus dikawal terus. Kalau sudah oke, ya sudah bisa semua," tegas Umuh di kediamannya, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Rabu (24/6/2020). 

Menurutnya, perlu ada jaminan mengenai kesehatan. Sebab hingga saat ini, pandemi Covid-19 terutama di Indonesia belum benar-benar berakhir. 

"Kita juga harus kumpulkan pemain. Terutama yang di Brasil kan agak susah juga. Apalagi di Brasil agak gawat. Tapi kalau semua oke, bisa berjalan, termasuk pesawat dari luar negeri, mungkin ya, kenapa tidak," kata Umuh. 

Umuh tak memungkiri sudah sangat rindu dengan pertandingan sepak bola. Terutama menyaksikan tim kesayangannya bertanding. 

"Masyarakat pun sudah sangat menunggu, karena ini hiburan. Apalagi Persib sedang top top-nya. Kalau gambaran saya, tahun ini juara. Tahun lalu gambaran juga juara, tapi tahun ini saya yakin karena transparan, lancar, tidak ada yang bagaimana wasit juga," tuturnya.

Namun jika memilih, Umuh berharap Liga 1 2020 bisa dilanjutkan 1 Oktober. Menurutnya itu merupakan waktu yang tepat dengan harapan Covid-19 sudah mereda.

"Mungkin agak aman, pemain, pelatih lengkap. Kalau september mulai, dan latihan mulai Juli, satu bulan setengah menurut saya tidak ada masalah. Kalau semua siap, yang lain juga kenapa tidak, kalau semua sudah datang, yang lain latihan sama. Satu bulan, dua bulan latihan, saya rasa tidak masalah," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)