Disdik Jabar Siap Kolaborasi dengan Forum Osis

Disdik Jabar Siap Kolaborasi dengan Forum Osis
istimewa

INILAH, Bandung - Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi memaparkan harus menggali inovasi seluas-luasnya dari Forum OSIS Jawa Barat (FOJB). Tujuannya adalah, inovasi tersebut harus meningkatkan kualitas pendidikan di Jabar, salah satunya program Jabar Masagi.


"Salah satu misi saya adalah mengembangkan Jabar Masagi. Kita ingin tahu pandangan pelajar tentang Jabar Masagi itu seperti apa," ujar Dedi, Kamis (25/6/2020).

Dia mengatakan pihaknya terus mendorong FOJB untuk lebih menggalakkan program-program andalannya. Seperti, festival pelajar atau jambore yang digelar FOJB harus mampu mengundang atensi positif masyarakat, seperti Konferensi Asia-Afrika yang sering diadakan.

"Tidak menutup kemungkinan, berkolaborasi juga dengan pogram Pemprov, misalnya di Sapawarga. FOJB juga bisa hadir di sana," ungkapnya.

Kadisdik pun memberikan tantangan kepada FOJB untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah yang saat ini berada di angka 8,37 tahun. Sedangkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah adalah 9,87 tahun. Ditegaskan, pihaknya membutuhkan aspirasi sekaligus inovasi dari siswa sebagai teman sebaya.

Ketua FOJB, Nur Rohman menambahkan, FOJB siap berkolaborasi dengan Disdik Jabar, bahkan pihaknya terus berupaya berkolaborasi dengan para pelajar guna mencapai hal ini.

"Kami akan berusaha mengajak dan mencari inspirasi agar para pelajar melanjutkan pendidikan. Kami juga akan mengajak para pengurus OSIS untuk melakukan program yang berdampak bagi masyarakat sekitar agar selalu termotivasi untuk mengikuti pendidikan di sekolah," ucapnya.

Rohman bersama seluruh anggota FOJB siap menjawab tantangan yang diberikan seperti, upaya membuat program yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya, teman sebaya yang memilih tidak melanjutkan pendidikan. Ia pun akan menjadikan program yang ada, yakni Jambore OSIS Kita Inovasi untuk diinovasikan ke arah sana. 

"Kami akan ajak pelajar di daerah untuk melaksanakan bakti desa gitu. Nanti, kita belajar dari masyarakat serta mengulik budaya dan meneliti potensi di sana. Bahkan, kita juga akan mengajak anak-anak untuk belajar bersama sebagai upaya peningkatan literasi," tambahnya. (Okky Adiana).