SBY : saya simpan agar politik tak semakin panas

SBY : saya simpan agar politik tak semakin panas
istimewa

INILAH, Jakarta - Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan terus mengikuti perkembangan soal Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Lalu sudah sudah membaca dan mengkaji RUU HIP yang hingga saat ini menimbulkan polemik. SBY mengaku memiliki pendapat dan tanggapan mengenai RUU HIP. Namun, ia tak menyampaikan ke publik.

"Saya mengikuti hiruk pikuk sosial & politik seputar RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Saya juga sudah membaca & mengkaji RUU tsb. Tentu ada pendapat & tanggapan saya. Namun, lebih baik saya simpan agar politik tak semakin panas *SBY*," tulis akun Twitter @SBYudhoyono, dikutip Kamis (25/6/2020).

Menurut SBY, sejatinya harus sungguh berhati-hati jika berpikir, berbicara dan merancang sesuatu yang berkaitan dengan ideologi dan dasar negara Pancasila. Apalagi jika menyentuh pula kerangka dan sistem kehidupan bernegara. Kalau keliru, dampaknya sangat besar.

"Memposisikan ideologi harus tepat & benar. Ingat, proses "nation building" & "consensus making" yg kita lakukan sejak tahun 1945 juga tak selalu mudah. Jangan sampai ada "ideological clash" & perpecahan bangsa yg baru. Kasihan Pancasila, kasihan rakyat *SBY*," tulisnya.