Kunjungan Masyarakat ke Mal Akan Terekam Aplikasi Jejak

Kunjungan Masyarakat ke Mal Akan Terekam Aplikasi Jejak
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Tidak ingin terulang kejadia Mitra 10, Pemkot Bogor meluncurkan aplikasi jejak untuk mendata warga yang berkunjung ke mal maupun supermarket di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebelum diterapkan, Wali Kota Bogor Bima Arya juga sudah memantau beberapa mal serta supermarket yang akan dijadikan pilot project.

"Jadi aplikasi ini kalau semakin banyak yang mengunduh, kami bisa mendeteksi kemungkinan potensi penularan, tapi memang harus banyak yang mengunduh ini tapi kita coba dululah di mal Botani Square," kata Bima, Kamis (25/6/2020).

Bima melanjutkan, saat ini jumlah pengunjung yang datang ke mal Botani belum normal seperti biasanya, selain itu warga Kota Bogor masih berhati-hati ke tempat publik seperti mal.

"Saya kira kondisi ini bagus, tapi kami lihat akhir minggu. Tapi kecenderungan semua mal sama disini pun baru 30 persen. Normalnya 25 ribu pengunjung, tapi baru enam ribu, jadi seperempatnya," terangnya.

Meski begitu, Bima memberikan beberapa catatan kepada pengelola mall untuk mewaspadai lonjakan pengunjung pada akhir pekan.

"Mungkin perlu petugas tambahan untuk mengatur flow-nya arus pengunjung. Nah, terkait keamanan data pengguna aplikasi jejak, tanggung jawab developernya sebagai pembuat aplikasi. Makanya kami lihat dulu uji cobanya, karena kan bukan Pemkot Bogor tapi kami menggandeng dan bermitra dengan cartenz, jadi ini kolaborasi kami. Kita lihat saja ya," tuturnya. (Rizki Mauludi)