Maksimalkan Kunjungan Wisatawan, DPRD Kabupaten Bogor Terbitkan Perda Pariwisata

Maksimalkan Kunjungan Wisatawan, DPRD Kabupaten Bogor Terbitkan Perda Pariwisata
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - DPRD Kabupaten Bogor sedang menggodok penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Pariwisata. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan desa-desa wisata yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Dengan Perda Pariwisata ini, para Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) wisata dalam mengembangkan usaha wisatanya tidak lagi berharap mendapatkan anggaran dari bantuan keuangan desa atau bantuan insfrastruktur desa tetapi dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Kami terutama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) akan membuat panitia khusus (Pansus) lalu dengan total 14 hari kerja akan menyelesaikan Perda Pariwisata, dengan adanya perda ini maka pengembangan usaha BUMDes Wisata akan lebih maksimal karena dari sisi anggaran jumlahnya lebih besar dari nilai bantuan keuangan desa ataupun bantuan insfrastruktur desa," ucap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi kepada wartawan, Kamis (25/6/2020).

Politisi Partai Golkar ini menambahkan bahwa dengan terbitnya Perda Pariwisata akan mendukung program Pemkab Bogor sebagai The City of Sport and Tourisme hingga semakin banyak jumlah kunjungan wisatawan ke Bumi Tegar Beriman.

"Di Kabupaten Bogor hampir di setiap kecamatan ada saja objek wisata alam yang bakal menarik kunjungan wisatawan hingga pendapatan ekonomi masyarakat bakal meningkat, kami ingin segera menerbitkan Perda Pariwisata ini sebagai bentuk dukungan kami untuk mewujudkan skogan Kabupaten Bogor yaitu The City of Sport and Tourisme," tambahnya.

Pembentukan Perda Pariwisata ini disambut baik pemerintah kecamatan salah satunya Camat Cijeruk Hadijana. Apalagi, Kecamatan Cijeruk memiliki panorama indah yang tidak kalah dengan kawasan Puncak.

"Kecamatan Cijeruk ini kan berada di kaki Gunung Salak, banyak air terjun, objek wisata sejarah, perkebunan duren hingga perkebunan kopi. Saya berkeinginan kecamatan ini ramai kunjungan wisatawan seperti di Kawasan Puncak," kata Hadijana.

Dia menerangkan, dirinya punya program menjadikan Jalan Kontrak sepanjang 20 Km yang merupakan bekas perkebunan di Desa Sukaharja menjadi seperti Hollywood di malam hari.

"Lebar Jalan Kontrak sudah memenuhi syarat tinggal kita pasang lampu penerangan jalan umum dan lampu sorot yang menyorot tulisan Cijeruk, Gunung Salak atau Kabupaten Bogor hingga dengan latar belakang Gunung Salak  maka pemandangannya seperti di Hollywood hingga ini menarik kunjungan para wisatawan," terangnya.

Hadijana menjelaskan, untuk menyukseskan Kecamatan Cijeruk ramai kunjungan wisatawan, jajarannya pun siap bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

"Kalau untuk memperbagus konsep dan membina sumber daya manusia pariwisata kami sudah mulai bekerjasama dengam Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sedangkan manfaat bekerjasama dengan DPMD akan memuluskan pembiayaan dan pembinaan BUMDes Wisatanya," jelas Hadijana. (Reza Zurifwan)