Ini Tanggapan Pemkab Bogor Terkait Dua Wisatawan yang Terpapar Covid-19

Ini Tanggapan Pemkab Bogor Terkait Dua Wisatawan yang Terpapar Covid-19
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Puncak - Menanggapi adanya dua orang wisatawan yang positif Covid-19 saat mengikuti swab test di Kawasan Puncak, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku akan melakukan monitoring dan evaluasi.

Politisi Partai Gerindra ini pun mengatakan akan melihat hasil divisi monitoring dan evaluasi mengenai pelaksanaan protokol kesehatan di hotel, restoran maupun objek wisata lainnya sebelum membolehkan pengelola objek wisata beroperasi kembali.

"Dalam Peraturan Daerah Nomor 35 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional kami tidak mungkin membatasi asal domisili wisatawan, tetapi agar seluruh objek wisata di Bumi Tegar Beriman tidak terkena penyebaran Covid-19 maka kami pun memberikan syarat  boleh beroperasi kembali apabila pelaku usaha wisata disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," kata Iwan kepada wartawan, Kamis (25/6).

Dia menerangkan, apabila wisatawan asal luar Provinsi Jawa Barat tidak diperbolehkan masuk ke objek wisata di Kabupaten Bogor maka Perda nomor 35 tahun 2020 tentang PSBB Proporsional harus diubah terlebih dahulu.

"Jika ada arahan bahwa wisatawan yang berasal dari luar Provinsi Jawa Barat dihimbau atau dilarang berwisata di objek wisata yang ada di Provinsi Jawa Barat maka kita harus mengubah Perda nomor 35 tahun 2020. Kita tidak bisa melarang paling hanya memberikan syarat-syarat dan kalau dilarang tanpa sesuai aturan maka mereka bisa protes," terangnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Muliadi menghimbau bagi seluruh wisatawan yang mau tetap berwisata ke Bumi Tegar Beriman harus sehat atau bersih dari wabah Covid-19.

"Selain hotel dan restoran yang sudah melaksanakan protokol kesehatan, saat ini kami masih belum membolehkan objek wisata lainnya beroperasi kembali, kalaupj  wisatawan tetap mau berkunjung ke Kabupaten Bogor untuk menginap di hotel maupun makan di restoran maka saya sarankan mereka harus sehat atau bersih dari wabah Covid-19, hal itu demi kesehatan dan keselamatan kita semua," ucap Muliadi.

Sebelumnya, 64 orang wisatawan asal DKI Jakarta dan Tangerang, Banten dinyatakan reaktif Covid-19 setelah menjalani rapid test di Kawasan Puncak. Usai dilakukan swab test, hasilnya ada 2 orang wisatawan asal Jakarta Utara dan Jakarta Selatan yang positif Covid-19. (Reza Zurifwan)