Wow, Covid-19 Sudah Sedot Rp15 Triliun APBD Jabar

Wow, Covid-19 Sudah Sedot Rp15 Triliun APBD Jabar
Istimewa

INILAH, Bandung – Sejak munculnya pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Provinsi Jawa Barat, pemerintah mati-matian berjuang guna mencegah bertambahnya korban. Beberapa perencanaan dalam pembangunan terpaksa ditunda. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dimaksimalkan terlebih dahulu dalam penanganan korban maupun masyarakat terdampak secara ekonomi. 

Ketua Komisi V Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan membeberkan, sejauh ini sudah 15 triliun rupiah yang sudah dikeluarkan Pemprov dari APBD selama penanganan Covid-19 berlangsung. Tidak menutup kemungkinan kata dia, angka tersebut akan terus bertambah seiring belum adanya kepastian kapan berakhirnya pandemi.

“Untuk anggaran terbaru yang sudah dikeluarkan, detail perkembangannya saya belum tahu. Mungkin Senin (29/6/2020)  ada rapat paripurna atau rapat pimpinan untuk bahas secara detail, sudah habis berapa anggaran kita dari APBD dalam penanganan Covid-19 ini. Terakhir itu kalau tidak salah, 12 sampai 15 triliun yang sudah dikeluarkan,” kata Dadang kepada INILAH, Kamis (25/6/2020).

Sementara itu, mengenai langkah pemerintah terkait upaya dalam menemukan obat Covid-19. Dadang mengaku sejauh ini pihaknya bersama Pemprov, terus berupaya mencari informasi pengobatan terbaik dalam penanganan pandemi tersebut. Bahkan pihaknya siap mendorong pemerintah, untuk terus mengembangkan teknologi dan ilmu kesehatan agar pandemi ini segera berakhir.

“Sejauh ini kita sudah berupaya maksimal. Demikian juga pemerintah, untuk terus mencari solusi akan obatnya. Hanya saja kami juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah termakan isu, bahwa sudah ada obatnya. Saat ini kami terus mengusahakan dan mendorong, bagaimana caranya agar vaksin segera ditemukan. Supaya persoalan ini tidak terus berkepanjangan. Mudah-mudahan secepatnya kita bisa mengatasi masalah ini,” tutupnya. (Yuliantono)