Tingkatkan IKM, Unisba Gelar PKM BUMDES

Tingkatkan IKM, Unisba Gelar PKM BUMDES
istimewa

INILAH, Bandung - Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi hingga saat ini masih marak dilaksanakan, salah satunya Pelatihan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Maju Abadi Dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Industri Kecil Menengah (IKM) Pandai Besi Berbasis Etika Islam.

Kegiatan ini dilakukan di Desa Mekarmaju Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung kali ini menjadi tempat pilihannya untuk melakukan kegiatan PKM bersama tim PKM Universitas Islam Bandung (Unisba).

Dosen Fakultas Hukum Unisba yang juga salah satu Ketua Tim PKM Unisba Dr. Yeti Sumiati, S.H., M.Hum mengatakan persaingan sering diimplikasikan sebagai makna negatif karena dianggap mementingkan kepentingan sendiri. Islam sendiri menekankan adanya integritas suatu pesaingan yang sehat, jujur, keterbukaan serta keadilan. BUMDes Maju abadi Desa Mekarmaju sendiri sudah berdiri tahun 2015.

BUMDes dibentuk untuk menjadi lembaga ekonomi desa yang menyumbangkan suatu usaha dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kegiatan usaha yang dilakukan oleh BUMDes tidak mencerminkan kegiatan usaha yang dilakukan oleh warga masyarakatnya yang hampir sebagian besar berprofesi sebagai pandai besi yang skala usahanya tergolong Industri Kecil Menengah (IKM).

“Kegiatan PKM ini dilaksanakan karena kegiatan BUMDes Maju abadi Desa Mekarmaju yang sudah berdiri sejak 2015 belum mencerminkan kegiatan usaha yang dilakukan oleh warga masyarakatnya yang hampir sebagian besar berprofesi sebagai pandai besi dengan skala usahanya tergolong Industri Kecil Menengah (IKM)”, sapa Sumiati, Jumat (26/6/2020).

Dosen fakultas hukum ini pun menambahkan bahwa BUMDes Maju Abadi lahir prematur, seolah ada namun tiada alias tidak beroperasi sama sekali. Padahal, di Desa Mekarmaju tidak ada satu pun lembaga ekonomi desa selain BUMDes.

Berawal dari perihal tersebut, tim PKM melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan pengelolaan BUMDES. Bentuk pelatihan yang disampaikan di antaranya pelatihan pengelolaan keuangan, administrasi, marketing sederhana, dan juga termasuk di dalamnya penggunaan software sederhana yang berkaitan dengan BUMDes.

Adapun dalam proses pendampingan, tim merancang tujuan jangka panjang selama tiga tahun ke depan, yang hendak dicapai dalam kegiatan ini, yaitu Pemberdayaan IKM Pandai Besi yang tergabung dalam BUMDes Maju Abadi Desa Mekarmaju melalui Pendaftaran Merek Kolektif, yaitu merek-merek yang diciptakan oleh IKM pandai besi.

"Kegiatan pelatihan ini disambut baik oleh masyarakat desa Mekarmaju, dan harapan mereka kegiatan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan dengan pihak dari Unisba," pungkas Sumi. (Okky Adiana).