Kasus Positif Menurun, Kota Bandung Terapkan AKB

Kasus Positif Menurun, Kota Bandung Terapkan AKB

INILAH, Bandung - Kota Bandung mulai memasuki fase adaptasi kebiasaan baru (AKB) setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional resmi berakhir.

Kebijakan tersebut, dikatakan Wali Kota Bandung Oded M Danial, mengacu kepada menurunnya angka kasus positif Covid-19 dari 5,6 per hari menjadi 2,2 orang per hari.

“Berdasarkan perhitungan Dinkes Jabar, angka reproduksi kita berada di 0,53. Lalu angka kesembuhan sebesar 62,98 persen meningkat sebesar 13,4 persen dari periode sebelumnya,” kata Oded di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Jumat (26/6/2020).

Kota Bandung, dituturkan dia kembali mendapat kelonggaran 50 persen di babak AKB saat ini. Di antaranya adalah soal kapasitas, jam operasional mal, toko modern, dan restoran. “Untuk jam operasional pusat perbelanjaan sampai pukul sembilan malam, dan untuk tempat beribadah, kini bisa diisi sebanyak 50 persen dari kapasitas,” ucapnya.

Namun demikian, dikatakan Oded ada beberapa sektor yang belum diizinkan. Antaranya adalah pendidikan, car free day (CFD), tempat hiburan, bioskop, dan gym. “Termasuk taman belum kita izinkan, karena kita harus melakukan simulasi terlebih dahulu agar standar kesehatan maksimal terpenuhi,” ujar dia. (yogo triastopo)