Kunjungi Peternak Susu,  Teten Pastikan Pelaku UKM Terbantu Relaksasi Pembiayaan

Kunjungi Peternak Susu,  Teten Pastikan Pelaku UKM Terbantu Relaksasi Pembiayaan
foto: INILAH/Reza Zurifwan

INILAH, Pamijahan - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengunjungi Koperasi Produksi Susu dan Usaha Peternakan Bogor di Desa dan Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

 

kedatangan politisi PDI Perjuangan ini untuk memastikan terlaksana dan ketepatan program relaksasi pembiayaan bagi para pelaku UKM atau Pemulihan Ekonomj Nasional (PEN).

 

"Koperasi Produksi Susu dan Usaha Peternakan Bogor merupakan mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir - Kementerian Koperasi dan UKM yang masih harus mencicil hutangnya sebesar Rp 1,9 Miliar dari total pinjaman Rp 5 miliar, karena koperasi dan para pelaku UKM ini terdampak pandemi covid 19 maka kamu pun menunda pembayaran  cicilan serta meniadakan bunganya," kata Teten kepada wartawan, Sabtu (27/6).

 

Pria yang pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat ini menambahkan untuk Koperasi Produksi Susu dan Usaha Peternakan Bogor jajarannya juga akan memberikan tambahan modal dengan bunga yang yang rendah karena disubsidi oleh pemerintah.

 

"Tambahan modal ini untuk memperkuat usaha Koperasi Produksi Susu dan Usaha Peternakan Bogor, peluang mereka untuk maju sangat besar karena import susu bubuk kita sangat besar dan angkanya disekitar Rp 19 triliun," tambahnya.

 

Teten menuturkan bahwa menurut 50 survey di dunia banyak sektor UKM yang akan gulung tikar karena terdampak pandemi covid 19 hingga pemerintah berkewajiban membantu para pelaku UKM.

 

"Ekonomi Indonesia 90 persennya merupakan pelaku UKM dan menyerap 97 persen tenaga kerja hingga bisa mengentaskan kemiskinan, pemerintah akan bantu para pelaku UKM dengan cara relaksasi pinjamannya hingga mereka kembali akan menyelamatkan ekonomi nasional," tutur Teten.

 

Mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) ini menjelaskan kedepan dengan pandemi covid 19 para pelaku usaha peternakan susu dan olahannya harus bisa menjamin kesehatan dan kelayakan produknya.

 

"Hikmah dari pandemi covid 19 produk pelaku usaha peternakan susu dan olahannya harus bisa menjamin kesehatan dan kelayakan produknya, karena masyarakat saat ini butuh jaminan makanan yang dikonsumsi itu sehat dan layak," jelasnya.

 

Teten melanjutkan kepada para pelaku UKM yang 'ambruk' usahanya hingga masuk kategori masyarakat miskin baru akan diberikan bantuan sosial oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

 

"Kami akan berikan bantuan sosial kepada para pelaku UKM dan ultra mikro yang menjadi masyarakat miskin baru karena usahanya 'ambruk', selain itu ketika usaha mereka berjalan lagi kami akan berikan pinjaman modal lagi," lanjut Teten. (Reza Zurifwan)