Mantap, Lima Kali Kabupaten Cirebon Raih Predikat WTP

Mantap, Lima Kali Kabupaten Cirebon Raih Predikat WTP
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Untuk keempat kalinya kalinya, laporan keuangan Kabupaten Cirebon mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Hal itu terungkap saat Penerimaan penghargaan raihan WTP dari BPK RI melalui agenda zoom meeting atau video conference di di Comend Center, Jumat (26/6/2020). Demikian isi rilis yang disampaikan Humas Pemkab Cirebon, lewat grup Whatsapp Humas kepada media, Minggu (28/6/2020).

Isi rilis menerangkan, adanya Opini WTP, mencerminkan bahwa laporan keuangan Pemkab Cirebon dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik. Hal itu didasarkan dengan bukti-bukti audit yang dikumpulkan. Kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak signifikan.

Predikat WTP ini diberikan, setelah melihat beberapa aspek. Aspek tersebut adalah, aspek kesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan informasi, efektifitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Internal (SPI) dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Bupati, didapatkannya predikat WTP oleh BPK RI, menunjukkan bahwa pengadministrasian yang dilakukan oleh Pemkab Cirebon, sudah bagus.

"Saya atas nama bupati cirebon mengucapkan terima kasih kepada seluruh dinas dan jajarannya atas diraihnya predikat WTP yang kelima kalinya ini. Jangan sampai lengah, tahun depan harus kembali WTP," kata Imron.

Sementara Kepala Perwakilan BPK Jawa Barat, Arman Syifa mengatakan, penyerahan hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) kali ini, terpaksa dilakukan secara virtual. Hal tersebut sejalan dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah, tentang jaga jarak fisik. Adanya covid-19 sekaligus adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), juga sempat membuat pemeriksaan disejumlah wilayah menjadi terkendala.

"Namun alhamdulillah, kami masih bisa sempat hadir secara langsung ke wilayah, saat pemeriksaan terakhir," kata Arman.

Selain kepada Kabupaten Cirebon, BPK Jawa Barat juga menyerahkan LKPD WTP kepada tiga daerah lainnya, yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Cianjur.(maman suharman)