Bupati Cirebon Jalan Kaki 4 Km untuk Laporkan Insiden Pembakaran Bendera

Bupati Cirebon Jalan Kaki 4 Km untuk Laporkan Insiden Pembakaran Bendera
Bupati Cirebon Imron Rosyadi. (Maman Suharman)

INILAH, Cirebon - Bupati Cirebon, Imron yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, mendatangi Mapolresta Cirebon, diikuti ratusan kader dan simpatisan PDIP, Sabtu (27/6/2020). Kedatangan Imron bertujuan melaporkan pelaku pembakaran bendera PDIP, beberapa waktu lalu.

Meskipun insiden pembakaran bendera terjadi di Jakarta, namun sikap yang diambil DPC itu sebagai bukti kekompakan seluruh kader partai. Hal itu juga tidak lepas dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, untuk memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.

Ada yang menarik saat akan mendatangi Mapolresta Cirebon. Imron beserta ratusan kader dan simpatisan DPC PDIP Kabupaten Cirebon, melakukan long march dari DPC PDIP Talun menuju Mapolresta. Jarak yang ditempuh cukup jauh, sekitar 4 kilo meter. Namun dari pantaun, long march sambil terus menyanyikan lagu lagu perjuangan, tidak membuat stamina Imron drop. Dibanding lainnya, Imron cukup stabil.

Usai membuat laporan, Imron menyatakan, langkah hukum yang ditempuh adalah untuk menyikapi pihak-pihak tertentu yang ingin mengacaukan bangsa dan negara. Sebagai negara hukum, kata Imron, pihaknya ingin agar hukum benar-benar ditegakkan. Dia tidak ingin ada pihak-pihak yang berbuat sesuka hati melukai PDI Perjuangan.

"Jangan seenaknya sendiri, itu harus diproses hukum. Sikap PDIP itu, aku ramah bukan berarti takut, aku tunduk bukan berarti takluk. Ini lah sikap kita," ujar Imron. 

Sementara, Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Irma Widayanti, mengaku prihatin dengan kejadian pembakaran bendera tersebut. Sebagai kader, dirinya merasa tidak terima bendera PDI Perjuangan dibakar. Alasannya, bendera merupakan simbol kehormatan, harkat dan martabat seluruh kader PDI Perjuangan.  

"Meskipun kejadiannya di Jakarta, kita kompak melaporkan ke polisian. Saya minta aparat bisa menangani kasus ini sampai tuntas," kata Irma.

Irma menambahkan, aksi tersebut serentak dilakukan oleh seluruh kader PDI Perjuangan diseluruh Indonesia. Ini adalah instruksi Ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, Untuk itu, seluruh kader DPC PDIP Kabupaten Cirebon terus akan mengawal sampai tuntas.

"Kami selalu menjaga keutuhan NKRI. Bangsa kita jangan sampai terpecah belah. Kita menempatkan pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa," tukasnya. (maman suharman)