Gara-gara Ini, Gerindra Batal Gelar Fit and Proper Test Balon Bupati-Wabup Bandung

Gara-gara Ini, Gerindra Batal Gelar Fit and Proper Test Balon Bupati-Wabup Bandung
Foto: Dani R Nugraha

INILAH,Bandung-  Lima orang Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Bandung dari Partai Gerindra batal mengikuti tahapan Fit and Proper Test.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bandung, Yayat Hidayat mengatakan, seperti yang telah direncanakan, bahwa pada Sabtu (27/6) kemarin pihaknya akan menggelar tahapan fit and propers tes terhadap Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati dari Partai Gerindra.

Rencana tersebut urung dilaksanakan, seiring adanya surat dari DPD Gerindra Jabar, bahwa pelaksanaan fit and profer tes akan digelar pada 2 Juli 2020. Surat tersebut ditujukan kepada semua DPC Partai Gerindra di Jabar yang akan mengikuti Pilkada serentak.

"Saya dapat surat kembali bahwa untuk pelaksanaan tahapan fit and proper test diundur menjadi tanggal 2 Juli 2020, dan tempatnya berubah menjadi di Kantor DPD Jawa Barat," kata Yayat, Minggu (28/6/2020).

Yayat menjelaskan, pengunduran jadwal fit and profer tes tersebut, merupakan perintah partai yang harus ditaati. Meski pada Sabty (27/6) itu telah hadir dua orang bakal calon Bupati. Yakni Ayep Rukmana dan Nukeu Nugraha. 

"Kami tidak berani melakukan tahapan itu, karena hal tersebut termasuk pelanggaran," ujarmya. 

Sementara itu, Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati dari Partai Gerindra, Ayep Rukmana mengaku tak mempermasalahkan dengan pembatalan tahapan fit and proper test terseut.

Menurutnya, itu adalah hal yang biasa saja, karena mungkin saja ada pengaruh dari luar yang membuat tahapan fit and proper tes ini batal.

"Saya sih tenang saja, mungkin ini salah satu perintah dari atas. Lagipula, sebelumnya pembatalan tahapan juga pernah terjadi, yang disebabkan oleh adanya Covid 19,” kata Ayep. 

Ayep juga tak mempermasalahkan perubahan lokasi tahapan fit and proper test bakal calon bupati/wakil bupati dari Partai Gerindra, dimana awalnya akan dilakukan di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Bandung, berubah menjadi di Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Barat.

“Itu hanya hal teknis saja, saya tetap legowo kalau ini diundur dan lokasinya berubah. Kami mengikuti aturan dari partai,” ujarnya.

 Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Bandung dari Partai Gerindra lainya, Nukeu Nugraha juga mengaku tak mempermasalahkan pengunduran jadwal Fit and Proper Test tersebut. Bahkan, pengunduran ini harus disikapi dengan bijak. Artinya, semuanya urusan diserahkan kepada pihak partai.

"Pengunduran jadwal ini, juga bisa menjadi hal yang positif, karena kita akan lebih mempersiapkan diri, ya mungkin ini yang terbaik," katanya.(rd dani r nugraha).