Garuda Menuju Bandung Tertunda di Lampung, Ada Apa?

Garuda Menuju Bandung Tertunda di Lampung, Ada Apa?
INILAH, Bandarlampung – Penumpang Maskapai Garuda Indonesia ATR 72-600 yang bersiap hendak berangkat dari Bandara Radin Inten II Lampung tujuan Bandara Husain Santranegara Bandung, Minggu (27/1/2019), diturunkan dari pesawat dan ditunda keberangkatannya dengan alasan keselamatan.
 
"Setelah kami naik pesawat, teryata kami disuruh turun kembali oleh para awak kabin yang ada di dalam pesawat. Mereka menyebutkan dikarenakan alasan keselamatan," ujar salah satu penumpang yang enggan disebutkan namanya.
 
Penumpang tersebut menjelaskan, sesuai jadwal, pesawat tersebut terbang pukul 08.30 WIB namun ditunda, dan hingga kini belum ada penjelasan secara detail dari pihak maskapai terkait penundaan itu selain alasan keselamatan.
 
Ia menyatakan seharusnya pihak maskapai jangan terlalu terburu-buru untuk menaikkan penumpang ke pesawat, dan pastikan dulu bahwa pesawat siap terbang.
 
"Ya kami merasa kecewa, karena sudah naik dan nyaman di kursi penumpang, tapi disuruh turun lagi karena ada masalah di pesawat. Jadwal kedatangan kami di Bandung juga ikut terganggu," katanya.
 
Namun demikian, penumpang itu memaklumi jika alasan penundaan itu karena alasan teknis dan keselamatan, karena keselamatan dan kenyamanan penumpang harus diutamakan.
 
Sementara itu, General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Cabang Tanjung Karang Gatot Rijadi mengatakan, saat ini para petugas teknik di Bandara Raein Inten II sedang melakukan pengecekan terhadap pesawat agar secepatnya bisa diselesaikan.
 
"Sedang kami upayakan agar selesai secepatnya, dan penumpang bisa segera diterbangkan ke Bandara Husein Sastranegara Bandung," katanya.
 
Gatot juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penumpang pengguna maskapai Garuda Indonesia atas ketidaknyamanan ini. Namun penundaan ini dilakukan karena untuk keselamatan dan kenyamanan penumpang.
 
"Saya mohon maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan ini. Semoga kejadian ini tidak akan terulang lagi," katanya.