SMAN 10 Bandung Melepas Lulusan Secara Daring

SMAN 10 Bandung Melepas Lulusan Secara Daring
istimewa

INILAH, Bandung - SMAN 10 Kota Bandung meluluskan siswa kelas XII dengan rincian 18 siswa yang nilainya diatas rata-rata, 402 siswa reguler, dan 66 siswa atlet terbuka. Mereka mengikuti kegiatan melalui video conference pada Selasa (30/6/2020).

Pelepasan siswa kelas XII SMAN 10 Kota Bandung tahun ini terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di mana kegiatannya dilangsungkan memanfaatkan kemajuan teknologi digital yakni dalam jaringan online.

Hal itu tidak terlepas dari kondisi tanah air juga dunia yang sedang dilanda pandemi Covid-19. Sehingga tidak memungkinkan untuk melangsungkan kegiatan perpisahan yang dihadiri ratusan orang.

“Untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun yang lalu kita juga merasa tidak maksimal tidak bisa bertatap muka langsung,” kata Wakil Kepala SMAN 10 Bandung Lisnawati.

Dia mengatakan, pihaknya merasa bangga terhadap lulusan tahun 2020 karena mereka bergelut dengan segala keterbatasan, namun tetap semangat dan patuh mengikuti program sekolah, selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pada kegiatan pelepasan siswa kelas XII pihak panitia tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Dimana para peserta, orang tua siswa dan juga wali kelasnya menggunakan masker, di cek suhu tubuhnya, cuci tangan dengan hand sanitizer, jaga jarak dan lainnya.

“Saya sampaikan ini merupakan keprihatinan kita semua karena dalam kondisi PSBB harus jaga jarak harus bermasker dan sebagainya. Walaupun PSBB di Jawa Barat sudah dinyatakan berakhir, namun kami tetap waspada menjadi suatu kebiasaan,” kata Lisnawati.

Dia berharap dengan adaptasi pada kondisi ini lulusannya bisa tetap berprestasi baik, terutama dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Mereka diharapkan bisa berkarir untuk membangun negeri ini,” ujarnya.

Lebih dari 50 persen lulusan SMAN 10 Bandung melanjutkan ke perguruan tinggi seperti, Politeknik negeri dan swasta, sementara sisanya melanjutkan ke sekolah kedinasan seperti Polisi, TNI dan lainnya dan tidak menutup kemungkinan ada yang bekerja dan berwirausaha.

"Ada sekitar 45 lulusan SMAN 10 Kota Bandung yang diterima di berbagai perguruan tinggi melalui jalur undangan," imbuh.

Dia menambahkan di samping itu tahun ini SMAN 10 Bandung telah berhasil meluluskan angkatan pertama sekolah terbuka atlit. Ada lima siswa terbuka atlit yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri (Universitas Pendidikan Indonesia), melalui jalur undangan.

“Alhamdulillah, mereka diterima melalui jalur rapot. Selain beprestasi di bidang olahraga mereka juga beprestasi secara akademik,” pungkas Lisnawati. (Okky Adiana)