Pasca AKB, Volume Kendaraan Masuk Kota Bandung Meningkat 80 Persen

Pasca AKB, Volume Kendaraan Masuk Kota Bandung Meningkat 80 Persen
net

INILAH, Bandung - Pasca diterapkannya kebijakan adaptasi kebiasaan baru (AKB) pada Sabtu (28/6/2020) lalu, volume kendaraan yang memasuki Kota Bandung meningkat 80 persen. Diduga, hal itu beriringan dengan dibukanya sejumlah tempat wisata di Kota Bandung.

"Ada peningkatan arus yang masuk kota Bandung itu sekitar antara 50-80 persen bila dibandingkan dengan saat PSBB," ucap Wakasatlantas Polrestabes Bandung AKP Galih Bayu Raditya di Balai Kota Bandung, Selasa (30/6/2020).

Galih menduga, meningkatnya volume kendaraan berbarengan dengan banyaknya tempat wisata yang kembali dibuka di Kota Bandung. Sehingga, Kota Bandung kembali menjadi tujuan wisata daripada wisatwan lokal.

"Sebagian masyarakat sudah tahu bahwa Bandung sudah memasuki fase AKB, ada beberapa tempat wisata yang sudah dibuka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan," ungkap Galih.

Untuk itu, dia mengungkapkan pihaknya telah membuat sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bandung. Satu diantaranya, yaitu dengan cara melakukan penutupan sejumlah ruas jalan pada jam-jam tertentu.

"Ada enam titik, itu di Jalan Asia Afika-Tamblong, kemudian Jalan Naripan-Tamblong, Jalan Merdeka, kemudian di Jalan Simpang Dago, Jalan Diponegoro, Jalan Cilamaya, Jalan Sentot, Jalan Purnawarman," ujar Galih.

Saat disinggung sampai kapan penutupan ruas jalan akan dilakukan. Galih menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti, pasalnya keputusan tersebut harus berdasarkan kordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

"Belum tahu sampai kapan, kita masih menunggu keputusan dari gugus tugas," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)