Soal SK Terbaru Soal Gaji Pemain, Dirut PT PBB Masih 'No Comment'

Soal SK Terbaru Soal Gaji Pemain, Dirut PT PBB Masih 'No Comment'
Dirut PT PBB Teddy Tjahjono. (Antara Foto)

INILAH, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono belum mau berkomentar mengenai Surat Keputusan (SK) PSSI terbaru. 

Sebelumnya, PSSI mengeluarkan SK bernomor 48/SKEP/lII/ 2020 untuk menetapkan besaran gaji pemain selama status force majeure karena pandemi virus Corona (Covid-19). 

Dalam SK itu, klub diperbolehkan menyesuaikan besaran gaji pemain serta pelatih. Klub diperbolehkan membayar gaji pemain serta ofisial kepelatihan maksimal 25% dari kontrak semula mulai bulan Mei sampai Juni.

Kini, PSSI kembali menerbitkan SK bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang kelanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa tahun 2020. 

Dalam SK tersebut tercantum kebijakan gaji pemain serta pelatih terbaru pada poin ketiga. Klub diperbolehkan membayar gaji pemain serta ofisial dengan kisaran 50%. Kontrak baru itu akan berlaku satu bulan sebelum kompetisi dimulai sampai dengan berakhirnya kompetisi. 

Teddy mengaku belum mengetahui soal SK terbaru PSSI itu. Sebab hingga saat ini, dia belum menerima secara resmi terkait perubahan aturan mengenai gaji itu. 

"Saya belum mendengar mengenai hal itu. Kita tunggu surat resmi dari PSSI saja deh supaya lebih pasti komentarnya," ujar Teddy saat dihubungi, Selasa (30/6/2020). 

Karena itu, lanjutnya saat ini Persib masih berpatokan pada SK PSSI yang sebelumnya. Yakni membayar gaji pemain, pelatih serta staf sebesar 25% dari total nilai kontrak. 

"Kita masih ikuti SK PSSI yang sebelumnya," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)