AHY : Ada coba sebarkan hoax Demokrat abstain

AHY : Ada coba sebarkan hoax Demokrat abstain
(Antara Foto)

INILAH, Jakarta - Diduga ada pihak yang sengaja menyebarkan kabar bohong alias hoaks bahwa Partai Demokrat bersikap "abstain" terkait Rancangan Undang-undang ( RUU) Haluan Ideologi Pancasila, yang belakangan tengah menjadi pembicaraan publik.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ada pihak yg mencoba sebarkan hoax seolah @PDemokrat bersikap "abstain" dlm RUU HIP," tulis AHY dalam akun Twitter @AgusYudhoyono, dikutip Selasa (30/6/2020).

AHY menegaskan, sejak awal Partai Demokrat di DPR RI secara resmi menolak pembahasan RUU HIP.


"Sekali lagi saya tegaskan, sejak awal (22 April) Partai Demokrat di DPR RI scr resmi MENOLAK pembahasan RUU HIP, BUKAN ABSTAIN. Semoga kita tdk mudah terprovokasi & lbh dewasa dlm sebarkan berita," tulis AHY.

Diketahui Rancangan Undang-undang ( RUU) Haluan Ideologi Pancasila belakangan tengah menjadi pembicaraan. Mengingat, draf RUU tersebut memuat klausul Trisila dan Ekasila di dalam salah satu pasalnya.

Dilansir dari draf RUU, konsep Trisila dan Ekasila tertuang dalam Pasal 7. Pasal tersebut memuat tiga ayat.

Adapun ayat 1 menyebutkan ciri pokok Pancasila adalah keadilan dan kesejahteraan sosial dengan semangat kekeluargaan yang merupakan perpaduan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan/demokrasi politik dan ekonomi dalam satu kesatuan.

Ayat 2, ciri pokok Pancasila berupa Trisila, yaitu sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan. Ayat 3, Trisila sebagaimana dimaksud pada Ayat (2) terkristailisasi dalam Ekasila, yaitu gotong-royong.

Sementara itu, pemerintah memutuskan untuk menunda pembahasan RUU HIP. Tidak mengirimkan surat presiden (surpres) kepada DPR guna membahas RUU itu. Dan, meminta DPR, sebagai pengusul RUU HIP, untuk lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat.

 

 

Sumber: Inilahcom