Jonru : Semoga sadar berhenti jadi tukang lapor

Jonru : Semoga sadar berhenti jadi tukang lapor
istimewa

INILAH,  Jakarta - Pegiat media sosial Jonru Ginting, ikut menanggapi soal penetapan tersangka oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terhadap Jack Lapian.

Dia berharap dengan adanya kasus ini Jack Lapian dapat berubah karena Jack yang juga Sekjen Cyber Indonesia dikatakan Jonru kerap mempolisikan pihak lain.

"Tukang ngelaporin orang kini jadi tersangka. Bagi teman satu gengnya yang belum "kebagian" , semoga kejadian ini membuat anda sadar dan berhenti jadi tukang lapor," tulis akun Twitter @JonruGintingNew, dikutip Kamis (2/7/2020).


Diketahui Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan Jack Lapian dan Titi Sumawijaya Empel sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik yang melibatkan pendiri Kaskus, Andrew Darwis.

"Dari hasil gelar perkara, diputuskan bahwa saudara JBL dan saudari TSE statusnya dinaikan dari saksi menjadi tersangka," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Selasa (30/6/2020).

Awi mengatakan, penyidik telah memeriksa 14 orang saksi, satu orang saksi ahli bahasa, dan satu orang saksi ahli hukum pidana, sebelum akhirnya menetapkan Jack Boyd Lapian dan Titi sebagai tersangka.

Untuk Jack Lapian, polisi menyangkakan dengan Pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika.

Sedangkan untuk Titi, dijerat dengan Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik.

"Rencananya para tersangka akan diperiksa pada 2 Juli 2020, dan surat panggilan sudah dilayangkan pada 29 Juni," ucap Awi. (inilah.com)