38 Penghafal Al Quran Kabupaten Bekasi Ikut Seleksi Sadesha Jabar

38 Penghafal Al Quran Kabupaten Bekasi Ikut Seleksi Sadesha Jabar
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Cikarang - Sebanyak 38 orang hafiz atau penghafal Al Quran asal Kabupaten Bekasi mengikuti seleksi Program Satu Desa Satu Hafiz (Sadesha) di Provinsi Jawa Barat.

"Program Sadesha ini merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi Benny Yulianto Iskandar di Cikarang, Kamis (2/7/2020).

Ia menjelaskan puluhan penghafal Al Quran yang berasal dari 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi itu sebelumnya telah melewati proses penyaringan. "Mereka ada yang hafal 10 juz ada juga yang sampai hafal hingga 30 juz," katanya.

Penghafal Al Quran yang dinyatakan lulus seleksi provinsi itu nantinya akan didelegasikan ke setiap desa di Provinsi Jawa Barat. "Jadi akan diseleksi terlebih dahulu, kemudian yang memenuhi syarat dijadikan sebagai hafiz dan disebar ke seluruh desa-desa di Jawa Barat," katanya.

Benny berharap 38 hafiz asal Kabupaten Bekasi yang mengikuti program tersebut lulus seleksi dan dapat mengajarkan serta mensyiarkan isi dan makna Al Quran kepada masyarakat.

"Jadi nantinya mereka punya tugas mengenalkan dan membimbing masyarakat dalam pembelajaran Al Quran, khususnya dalam bidang tahfiz. Kita pun berharap mereka dapat ditempatkan di wilayah Kabupaten Bekasi," katanya.

Menurut dia, Program Sadesha dari Pemrov Jawa Barat ini sejalan dengan program beasiswa bagi para penghafal Al Quran yang digagas Pemerintah Kabupaten Bekasi. "Program bea siswa yang digagas Pak Bupati akan diterapkan mulai tahun depan, dan leading sector-nya ada di Dinas Pendidikan," demikian Benny Yulianto Iskandar​​. (antara)