Juventus vs Torino, Pantang Pongah!

Juventus vs Torino, Pantang Pongah!
Ilustrasi/Net

MENTAL juara diyakini jadi pembeda dalam persaingan di jalur scudetto Serie A. Dan Juventus, punya hal itu!

Juventus seperti tak peduli dengan ancaman dua rivalnya, Lazio dan Inter Milan di papan klasemen sementara Serie A. Mereka tetap kokoh meski sempat beberapa kali dikudeta lawan.

Juventus tak terkalahkan dalam empat laga terakhir. Bianconeri menghantam tuan rumah Bologna dengan 0-2, menghajar tim papan bawah Lecce dengan skor 4-0, dan mengalahkan tuan rumah Genoa dengan 1-3.

Tren kemenangan Si Nyonya Tua diyakini kembali berlanjut saat mereka menjamu Torino di Juventus Stadium, Sabtu (5/7) malam WIB.

"Penting untuk tetap fokus dan tidak menganggap remeh lawan. Kami belum meraih apa-apa," ujar Pelatih Maurizio Sarri dilansir situs resmi klub.

Sarri enggan timnya jadi korban kejutan. Ya, Torino memang punya potensi melakukan itu. Jika Bianconeri tak berhati-hati seperti final Coppa Italia beberapa waktu lalu, Il Toro melalui Andrea Belotti bisa memberikan pil pahit bagi mereka.

"Para pemain saya paham betul situasinya. Sebab, jika kami mengira laga ini akan mudah, maka kami ada di jalan yang salah," kata Sarri.

Beruntung, eks pelatih Napoli dan Chelsea ini bisa menurunkan kekuatan terbaiknya. Dia juga lega, lantaran duo striker Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala makin padu.

Rondalo dan Dybala sudah saling memahami dengan baik. Itu terlihat saat mereka membantu Juventus menang 3-1 atas Genoa.

Di mata sarri, Ronaldo membuktikan dirinya masih yang terbaik, setiap kali memutuskan kemana membawa bola. Menurut mantan manajer Chelsea itu, di babak pertama Ronaldo paling tidak melakukan tendangan ke gawang sebanyak lima kali.

Selain itu, kapten timnas Portugal tersebut sering berusaha untuk membuat dirinya bebas dari pengawalan lawan untuk bisa mencetak gol. "Tapi, saat dia memutuskan menggerakan bola dengan cepat, dia yang terbaik dari semuanya," kata Sarri.

Sarri pun menilai dua pemain bintangnya itu sadar keuntungan jika main bersama. Walaupun ada yang berubah, khususnya soal pergerakan, tapi keduanya sudah belajar untuk lebih sering melihat satu sama lain.

"Mereka sudah sadar dengan saling bekerja sama satu sama lain, keduanya mendapatkan penghargaan. Itu hal yang saya ingatkan dalam latihan juga," pungkasnya.

Sementara itu, Torino seperti sudah tak punya gairah menutup kompetisi musim ini. Mereka aman dari jeratan degradasi, tetapi sulit juga menembus zona Eropa.

Simone Zaza dan kawan-kawan tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 29 laga. Mereka tertinggal 14 poin dari Napoli di peringkat keenam, atau slot terakhir menuju Europa League. (bsf)

HEAD TO HEAD

02/11/19: Torino 0-1 Juventus

03/05/19: Juventus 1-1 Torino

15/12/18: Torino 0-1 Juvenus

18/02/18: Torino 0-1 Juventus

03/01/18: Juventus 2-0 Torino

 

LIMA LAGA TERAKHIR JUVENTUS

30/06/20: Genoa 1-3 Juventus

26/06/20: Juventus 4-0 Lecce

22/06/20: Bologna 0-2 Juventus

17/06/20: Napoli 0-0 Juventus

12/06/20: Juventus 0-0 Milan

 

LIMA LAGA TERAKHIR TORINO

30/06/20: Torino 1-2 Lazio

27/06/20: Cagliari 4-2 Torino

23/06/20: Torino 1-0 Udinese

20/06/20: torino 1-1 Parma

29/02/20: Napoli 2-1 Torino

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Juventus (4-3-3)

Szczesny (GK) Cuadrado, De Ligt, Leonardo, Danilo (B) Bentancur, Pjanic, Ramsey (T) Costa, Ronaldo, Dybala

Pelatih: Maurizio Sarri

Torino (4-3-3)

Sirigu (GK) Lyanco, Izzo, Bremer, Soualiho (B)Rincon, Lukic  De Silvestri (T) Aina, Belotti, Zaza

Pelatih: Moreno Logo