Kemenperin Dorong Unilever Tetap Operasikan Pabrik

Kemenperin Dorong Unilever Tetap Operasikan Pabrik
(Antara Foto)

INILAH, Jakarta- Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim mendorong Unilever tetap mengoperasikan pabriknya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat kendati terdapat satu karyawan yang dinyatakan positif COVID-19.

"Setelah diketahui terdapat karyawan yang positif COVID-19 pada salah satu pabrik milik Unilever di Cikarang, maka sesuai Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19, Kemenperin tetap akan mendorong perusahaan untuk beroperasi," kata Rochim saat dihubungi di Jakarta, Jumat (3/7/2020.

Rochim menyampaikan, pihak Kementerian Perindustrian akan mengadakan konferensi video dengan Unilever yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Jumat (3/7).

"Pukul 15.00 akan dilakukan konferensi video dengan perusahaan," tambah Rochim.

Diketahui, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengonfirmasi bahwa seorang karyawan dari salah satu anggotanya yakni Unilever, dinyatakan positif COVID-19.

Namun demikian, Adhi mengatakan bahwa perusahaan multinasional tersebut telah menerapkan prosedur tepat dalam menangani munculnya kasus positif COVID-19 di salah satu pabrik unit usaha milik Unilever di Cikarang.

"Kami sudah konfirmasi bahwasanya terdapat seorang karyawan positif COVID-19. Kemudian, perusahaan memutuskan untuk melakukan tes PCR kepada seluruh karyawan dan ditemukan 19 Orang Tanpa Gejala positif COVID-19," kata Adhi. (Antara)