UTBK di Tengah Pandemi Covid-19, Bagaimana Pelaksanaannya?

UTBK di Tengah Pandemi Covid-19, Bagaimana Pelaksanaannya?

INILAH, Bandung - Sebagai upaya pencegahan penularan infeksi COVID-19, maka terdapat beberapa perbedaan antara pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 dengan UTBK 2019.

"Protokol kesehatan yang diterapkan saat ujian tersebut meliputi waktu pelaksanaan ujian, kapasitas ruangan, dan materi ujian. Oleh karenanya, terdapat lima protokol kesehatan yang wajib diikuti oleh peserta UTBK 2020 pusat ITB, di antaranya peserta wajib menggunakan masker medis, membawa hand sanitizer, melakukan physical distancing di lingkungan ujian, telah melakukan isolasi mandiri, dan melakukan pengecekan suhu tubuh,” kata  Ketua Pelaksana Pusat UTBK ITB, Prof. Dr. Ir. Jaka Sembiring, M.Eng., Minggu (5/7/2020)

Selain itu, kata Prof. Jaka sebagai bentuk antisipasi, panitia menyiapkan tim kesehatan yang akan melaksanakan mitigasi terhadap kasus dugaan COVID-19. Panitia akan menempatkan 1 dokter dan 2 perawat di setiap lokasi ujian. Mereka akan menggunakan APD level 1 dan APD level 2, dan tersedia ambulans di setiap lokasi.

Panitia menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun/disinfektan di sekitar lokasi ujian, menyiapkan area khusus untuk pemeriksaan kesehatan jika suhu tubuh peserta lebih dari 37,5 derajat Celcius.

"Bagi peserta yang suhunya lebih dari 37,5 akan diperiksa oleh dokter jaga. Dokter akan memutuskan apakah peserta diizinkan mengikuti ujian atau tidak," ujar Prof. Jaka.

Selama pelaksanaan UTBK 2020 berlangsung, sarana dan prasarana di lokasi UTBK 2020 pusat ITB sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh gugus tugas COVID-19 Provinsi Jawa Barat. Sarana dan prasarana di ruang ujian akan dibersihkan menggunakan cairan disinfektan pada setiap pergantian sesi. Hand sanitizer dan tisu beralkohol sudah disediakan untuk dapat digunakan oleh peserta.

Panitia juga akan melibatkan Tim Marshal untuk mengatur dan membantu para peserta UTBK 2020 pusat ITB agar bisa mengikuti seluruh proses protokol kesehatan dan protokol pergerakan selama masa ujian, termasuk memastikan social distancing antarpeserta. Seluruh
Peserta UTBK 2020 pusat ITB diimbau untuk tidak khawatir mengenai kesehatan dan keamanan peserta selama proses pelaksanaan UTBK 2020 berlangsung.

"Peserta UTBK 2020 pusat ITB tidak diperbolehkan untuk survei atau melihat lokasi ujian terlebih dahulu. Peserta ujian cukup memastikan lokasi ujiannya tanpa harus mengetahui ruang ujiannya karena pada hari pelaksanaan UTBK 2020, peserta akan langsung didampingi oleh Tim Marshal untuk menuju ruangan ujian," paparnya.

Untuk mencegah penularan infeksi COVID-19 pada pelaksanaan UTBK 2020, selain mengatur mengenai protokol kesehatan, UTBK 2020 pusat ITB juga mengatur mengenai pergerakan peserta selama mengikuti pelaksanaan UTBK 2020. Protokol pergerakan ini wajib ditaati oleh seluruh peserta UTBK 2020 pusat ITB. (Okky Adiana).