Farmasi Unjani Kupas Tuntas Industri Farmasi di Era Pandemi Covid-19

Farmasi Unjani Kupas Tuntas Industri Farmasi di Era Pandemi Covid-19
istimewa

INILAH, Bandung - Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Hikmahanto Juwana menilai, pandemi Covid-19 tak hanya menjadi tantangan bagi para dokter. Namun, penyakit itu pun menjadikan para apoteker atau ahli farmasi harus berpikir keras mencari solusi.

"Pandemi Covid-19 membuat dunia farmasi menghadapi tantangan besar. Tetapi dalam tantangan itu tentunya selalu ada opportunity yang besar," kata Hikmahanto saat 
webinar bertajuk Tantangan Industri Farmasi pada Era Pandemi Covid-19, akhir pekan lalu.

Menurutnya, kesempatan itu erat kaitannya dengan aspek komersial dan kemanusiaan. Namun, hal penting yang harus dijawab yakni menyelematkan dunia di tengah krisis akibat pandemi Covid-19 ini.

Meski sejumlah negara mulai bisa mengendalikan Covid-19, namun diakuinya tugas berat masih menjadi pekerjaan rumah dunia farmasi. Sebab, saat ini vaksin ataupun obat untuk Covid-19 yang efektif dan diakui WHO belum ditemukan.

"Tidak hanya Indonesia, hampir seluruh negara di dunia ini terdampak. Tentunya sampai sekarang masyarakat masih was-was. Tapi masyarakat juga ingin tetap berinteraksi di luar, melakukan aktivitas layaknya sebelum masa pandemi," jelasnya.

Dia menjelaskan, saat ini Covid-19 bisa dilawan dan tak mudah menyerang kepada mereka yang memiliki imunitas yang baik.

 Guna meningkatkan imunitas tersebut, industri farmasi mempunyai harapan yang sebelumnya tak terpikirkan. 

"Dunia farmasi sangat dibutuhkan masyarakat. Sekarang ini sejumlah negara terus berupaya mencari vaksin yang efektif untuk Covid-19, termasuk Indonesia," ujarnya.

Lebih jauh dia menuturkan, kegiatan webinar itu digelar Fakultas Farmasi Unjani bekerja sama dengan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jawa Barat. Webinar menghadirkan para narasumber berkompeten di bidang farmasi itu dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke-30 Unjani diharapkan muncul pemikiran, ide-ide, dan masukan yang berguna dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19. 

Narasumber yang dihadirkan yakni Wakil Dekan I Fakultas Farmasi Unjani Fikri Alatas, Ketua Himpunan Seminar Farmasi Industri IAI Ariyono W Ardi, serta praktisi industri farmasi Anton Hidayat dan Ario Genipa Suhendi. (*)