Kompak Berharap Hunian Tetap Segera Dibangun

Kompak Berharap Hunian Tetap Segera Dibangun
foto: INILAH/Reza Zurifwan
INILAH, Sukajaya - Baik Menteri Sosial Juliari P Batubara dan Bupati Bogor Ade Yasin sepakat bahwa pelaksanaan pembangunan 1.900an unit hunian tetap (Huntap) di Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
 
Hal ini setelah bersama jajaran Korem 061 Surya Kencana, jajaran Kemensos dan Pemkab Bogor meninjau lokasi hunian sementara (Huntara) di Desa Kiara Pandak, Sukajaya yang terlihat ada keterbatasan.
 
"Melihat kondisi di Huntara, Kementerian Sosial berharap agar huntap segera dibangun agar para pengungsi yang tinggal di Huntara bisa lebih layak hidupnya jika pindah ke Huntap," kata Juliari kepada wartawan, Senin (6/7).
 
Ditempat yang sama, Ade Yasin menuturkan pembangunan Huntap tinggal menunggu proses administrasi dan lelang di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU - PR)
 
"Kami paham bahwa para pengungsi korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor butuh Huntap, hingga Pemkab Bogor terus mengawal proyek rehabilitasi ini agar cepat dilelang oleh KemenPU - PR," tutur Ade.
 
Kepada Kepala Desa (Kades) yang wilayahnya terdampak bencana alam pada Rabu (1/1) lalu, mantan advokat ini meminta mereka untuk memberikan pemahaman kepada para pengungsi karena tanah yang bakal jadi Huntap merupakan tanah milik negara.
 
"Tolong sampaikan kepada para pengungsi ada proses dalam penggunaan lahan negara, selain itu anggaran juga dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) hingga butuh waktu agar lekas dibangun Huntapnya," pintanya.
 
Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah Dwikorawati menambahkan bahwa dalam waktu dekat KemenPU - PR akan membangun Huntap di Desa Urug, Sukajaya dan Desa Sukaraksa, Cigudeg.
 
"Yang sedang dilelang di KemenPU - PR itu di Desa Urug, Sukajaya dan Desa Sukaraksa, Cigudeg dengan masing - masing luas 10 dan 3,9 hektare. Mudah - mudahan 358 dan 205 unit Huntap di dua desa tersebut bakal diumumkan pemenangnya pada minggu ini hingga bisa segera dibangun," tambahnya.
 
Lestya Irmawati Kabid Insfrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah menjelaskan bahwa KemenPU - PR butuh waktu 6 bulan untuk menuntaskan pembangunan Huntap.
 
"Pembangunan Huntap bertype 36/100 ini membutuhkan waktu 6 bulan hingga kita terus monitor proses pelelangan proyek rehabilitasi agar pelaksanaan pembangunannya bisa selesai sebelum akhir Bulan Desember tahun ini," jelas Irmawati.
 
Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana Al Muharrom mengaku kecewa atas lambatnya penangganan bencama alam banjir bandang dan tanah longsor.
 
"Sesuai jadwal penangganan bencana alam dan janjinya sebelum Bulan Romadon seluruh bangunan Huntara sudah selesai dibangun sedangkan pembangunan Huntara masih ada yang dilakukan, selain itu pembangunan Huntap juga lambat atau molor dari jadwal sebelumnya," keluh Aan. (Reza Zurifwan)