Tingkatkan Pendidikan Literasi Media, Unisba Membentuk Kelompok Literasi Media

Tingkatkan Pendidikan Literasi Media, Unisba Membentuk Kelompok Literasi Media
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Salah satu jalan untuk mengabdi kepada masyarakat yaitu memberi peningkatan pendidikan kepada generasi muda. Hal ini membuat tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Bandung (Unisba) berusaha untuk membina kelompok literasi media siswa SMK YPC Cintawana Kecamatan Singaparna, Kota Tasikmalaya.

SMK YPC Cintawana merupakan salah satu sekolah formal yang merupakan lembaga otonom di bawah naungan Pesantren Cintawana yang berdiri sejak Tahun 1997/1998. SMK YPC Cintawana belum pernah terpapar pendidikan literasi media dari perspektif komunikasi dan etika. Karenanya, pendidikan literasi media amat penting diberikan agar penggunaan media dan produksi media dilakukan dengan cerdas dan sehat.

Kegiatan PKM Unisba ini dilakukan secara bertahap yaitu dalam kurun waktu kurang lebih delapan bulan. Kegiatannya mencakup pelatihan, pembentukan kelompok literasi media dan pembinaan tingkat awal.

Menurut tim PKM Unisba Kiki Zakiah menyebutkan, pembentukan kelompok literasi tersebut menaungi kumpulan orang-orang yang berkiprah dalam mengkaji media dari sisi fungsi dan disfungsinya dan bagaimana mereka memanfaatkan media untuk memberdayakan masyarakat, serta melihat media dari sisi hukum dan kebijakan komunikasi.

Pelatihan yang dilaksanakan tim PKM ini menyangkut literasi film, literasi televisi, dan literasi online. Literasi media sendiri terdiri dari kegiatan untuk mengapresiasi media dan memproduksi media.

"Pembinaan oleh tim PKM terhadap kelompok literasi ini yaitu bertujuan untuk menjadikan kelompok literasi tersebut menjadi kelompok kreatif. Selain itu diharapkan mereka bisa melahirkan produk multi media seperti film, program tv, dan media online," ujar Kiki di kampus Unisba, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (6/7/2020).

Dia mengatakan, pembinaan ini juga dilakukan untuk membantu kegiatan belajar mengajar guru di laboratorium multi media dan memberikan literasi media pada masyarakat. Pembinaan terhadap kelompok literasi ini akan terus berjalan dan dilakukan audit terhadap sistem pelaksanaan literasi media oleh kelompok binaan, yang tentu saja akan terus berganti orang dalam tiga tahun PKM.

Dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini, pelatihan dan pembinaan dilakukan dengan metode ceramah, bimbingan dan praktik. Para siswa kelompok literasi media dikumpulkan untuk mendengar pemaparan materi berupa binaan mengenai literasi media dan juga pelatihan-pelatihan dari tim PKM .

Sesudah mendapat pembinaan dan pelatihan, para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memproduksi literasi media buatan sendiri berupa video dengan tema yang berbeda. Pengerjaan video ini kurang lebih hanya diberi waktu satu jam.

“Kami mendapat kendala itu dari waktu pengerjaannya yang singkat, karena biasanya setiap ada tugas memproduksi film kita biasa mengerjakannya seminggu atau paling cepat 5 hari.” Ujar salah satu siswa SMK YPC Cintawana.

Dia berharap dengan terselenggaranya program PKM ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh siswa SMK YPC Cintawana sehingga kedepannya dapat meningkatkan kualitas literasi media-media di Indonesia.

“Apa yang sudah kami berikan, dimanfaatkan sebesar-besarnya dan di share kepada orang lain untuk memberikan juga kemanfaatan kepada pihak yang lain. Baik pihak YPC dan untuk pihak yang lainya," tambah Kiki. (Okky Adiana)