Banyak Fasilitas Raib, DPKP3 Minta Warga Ikut Jaga Taman

Banyak Fasilitas Raib, DPKP3 Minta Warga Ikut Jaga Taman
Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3), Rikke Siti Fatimah. (antara)

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berupaya untuk meningkatkan kualitas taman sebagai ruang publik di tengah rasionalisasi anggaran untuk penanganan Covid-19. Untuk itu, Pemkot Bandung memohon masyarakat juga berperan aktif memelihara kelestarian taman.

Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3), Rikke Siti Fatimah menyatakan saat ini kesadaran masyarakat untuk memelihara taman belum cukup tinggi.

“Kesadaran masyarakat masih kurang, masih banyak pengunjung buang sampah tidak pada tempatnya dan juga vandalisme,” kata Rikke di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung pada Selasa (7/7/2020).

Alih-alih menjaga kelestariannya, Rikke justru mendapati ada oknum yang malah merusak. Termasuk mencuri sejumlah fasilitas taman yang sejatinya milik masyarakat.

“Malah sering dicuri, banyak tempat sampah tutupnya hilang. Lampu juga hilang. Di Taman Maluku, 12 tutup tempat sampah hilang. Lampunya juga hilang. Tapi sudah kita ganti,” ucapnya.

Untuk itu, dia mengajak semua elemen masyarakat ikut berperan aktif menjaga kelestarian taman di Kota Bandung. Setidaknya, tidak mengotori atau sengaja merusak fasilitas yang ada.

Menurut Rikke, di tengah rasionalisasi anggaran guna menangani pandemi virus corona, pihaknya tetap berupaya mengamankan anggaran untuk taman. Yakni untuk honor petugas harian lepas (PHL) pemelihara taman serta penambahan fasilitas penunjang dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Kita ada sekitar 320 orang petugas pemelihara taman untuk 700-an taman. Kemudian taman juga kami lengkapi wastafel di setiap taman tematik dan papan informasi bagaimana menjaga kebersihan di tengah pandemi,” ujar dia.

Di samping perawatan rutin, di tahun ini Rikke juga menyatakan DPKP3 akan tetap berupaya merevitalisasi empat taman.

“Sampai sekarang anggaran revitalisasi empat taman tematik yaitu Taman Maluku, Taman Inklusi, Pet Park dan Taman Foto. Pemeliharaan median jalan dan jalur hijau berjalan. Karena untuk median itu kerb (beton tepian) hampir rata tanah dan pohonnya harus diganti,” tandasnya. (yogo triastopo)