Bamsoet Dorong Pembahasan RUU PDP Segera Dirampungkan

Bamsoet Dorong Pembahasan RUU PDP Segera Dirampungkan
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (antara)

INILAH, Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah dan DPR RI segera merampungkan pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi, menanggapi terjadinya peretasan terhadap ratusan situs lembaga negara.

"Selain meningkatkan infrastruktur, hal itu untuk meningkatkan sistem perlindungan data, mematuhi standardisasi pengamanan sistem informasi dan juga memperkuat regulasi dan sanksi terkait perihal kebocoran data," ujar Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Bamsoet meminta lembaga negara maupun organisasi lebih melek teknologi komunikasi dan informasi agar memahami pengamanan data dan informasi untuk mencegah peretasan terjadi lagi.

Ia juga mendorong pemerintah melakukan pengembangan dan pengujian sistem, khususnya pada aspek pengamanan data dan informasi sebelum digunakan untuk kepentingan publik. "Mengingat peretas saat ini juga semakin bervariasi dan berkembang," kata dia.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dinilainya perlu lebih memperhatikan standar baku keamanan sistem informasi yang mengacu pada ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi, khususnya di lembaga-lembaga pemerintah.

Adapun pada Selasa, diungkap bahwa Bareskrim Polri menangkap seorang pelaku berinisial ADC yang diduga telah melakukan peretasan terhadap 1.309 situs milik lembaga negara, lembaga pendidikan, dan jurnal ilmiah, di antaranya situs Badilum (Mahkamah Agung), Pengadian Negeri Sleman, dan Pemprov Jateng.

Tidak hanya lembaga negara, swasta pun tidak lepas dari peretasan, beredar informasi terjadi kebocoran 91 juta data pengguna Tokopedia yang sangat mungkin disalahgunakan untuk penipuan, misalnya telemarketing palsu. (antara)