Ridwan Kamil Janji Balikin Anggaran Rehabilitasi Pasar Cisarua yang Tergeser Covid-19

Ridwan Kamil Janji Balikin Anggaran Rehabilitasi Pasar Cisarua yang Tergeser Covid-19
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cisarua - Anggaran proyek rehabilitasi Pasar Cisarua tahap II dari bantuan keuangan Pemprov Jawa Barat mengalami pemotongan anggaran dari harusnya Rp20 miliar menjadi Rp6 miliar.

Hal itu karena anggarannya dialihkan atau digeser oleh Pemprov Jawa Barat untuk keperluan percepatan penangganan Covid-19. Namun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjanji akan menuntaskan pembangunan atau rehabilitasi Pasar Cisarua tahap II.

"Semua kena Covid-19, wayahna wae. Tahun depan akan dibalikin lagi anggarannya sesuai rencana awal," singkat Ridwan Kamil kepada wartawan, Rabu (8/7/2020).

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PD Pasar Tohaga Haris Setiawan mengatakan pihaknya dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian sudah menyesuaikan rencana rehabilitasi Pasar Cisarua tahap II  dengan anggaran yang tersedia.

"Karena anggaran bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Barat yang cair hanya Rp6 miliar, maka kami hanya menbangun satu dari tiga blok," kata Haris.

Kepada Pemprov Jawa Barat, pria asli Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor ini pun berharap pada tahun 2021 mendatang anggaran rehabilitasi Pasar Cisarua dimaksimalkan.

"Semoga untuk tahun depan bantuan keuangan Rp19 hingga Rp20 miliar dikucurkan tanpa dipotong lagi oleh Pemprov Jawa Barat," harapnya.

Anggota Badan Anggaran DPRD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya mengkritik kacaunya data administrasi pengelolaan anggaran penanganan covid-19 di Pemprov Jawa Barat, termasuk penyediaan anggaran untuk rehabilitasi Pasar Tahap II.

"Dalam dokumen saya, Pasar Cisarua itu tercoret, kok sekarang muncul lagi, meskipun gak utuh, saya khawatir beberapa titik mengalami kasus yang sama. Saya melihat dokumen pencatatan anggaran percepatan penangganan Covid-19 Pemprov Jawa Barat kacau balau," ucap Asep. (Reza Zurifwan)