Sepuluh Tahun, PT Guna Persada Belum Melunasi Utang ke Kontraktor Gedung Pafesta

Sepuluh Tahun, PT Guna Persada Belum Melunasi Utang ke Kontraktor Gedung Pafesta
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cisarua - PT Dwi Tunggal Tehnik Utama menuntut pembayaran. Kontraktor Gedung Pasar Festival (Pafesta) di Cisarua itu mendesak PT Dwi Tunggal Tehnik Utama melunasi utang yang belum dibayar selama sepuluh tahun.

Site Manager PT Dwi Tunggal Tehnik Utama Saiful mengatakan, akibatnya perusahaannya hampir kolaps.

"Kami sudah lama bersabar karena utang pembayaran pembiayaan pembangunan Gedung Pafesta belum dilunasi oleh PT Guna Persada. Kami hampir kolaps karena kami juga harus membayar angusuran kredit ke pihak perbankan. Jika tak ada penyelesaian maka akan kami lakukan penyegelan," ucap Saiful kepada wartawan, Rabu (8/7/2020).

Dia meminta PT Guna Persada bisa membayar sisa pembayaran pembiayaan pembangunan Gedung Pafesta plus biaya kerugian akibat pembayaran yang molor.

"Karena ada perjanjian apabila pembayaran pembiayaan pembangunan Gedung Pafesta  terjadi penundaan atau molor maka akan ada biaya kerugian sebesar 1,5% dari total nilai proyek Rp7-8 miliar. Kalau kami hitung total nilai proyek mencapai Rp20 miliar sementara kami baru menerima pembayaran 40 persen," pintanya.

Saiful berharap dengan tuntasnya pembayaran pembiayaan pembangunan, maka pihaknya akan segera menyerahterimakan Gedung Pafesta ke PT Guna Persada. (Reza Zurifwan)