Begini Cara Pemkab Bandung Pulihkan Sektor Pariwisata dan Budaya

Begini Cara Pemkab Bandung Pulihkan Sektor Pariwisata dan Budaya
Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi (rakor) pemulihan ekonomi bidang pariwisata dan budaya. (Dani R Nugraha)

INILAH,Bandung- Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi (rakor) pemulihan ekonomi bidang pariwisata dan budaya. Rakor digelar dengan melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, komunitas, akademisi, pelaku usaha dan media massa (pentahelix).

Rakor tersebut digelar untuk memulihkan atau membangkitkan ekonomi setelah sempat mati suri karena diterjang pandemi virus corona (covid-19).

Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, saat ini telah memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), berbagai sektor kehidupan mulai kembali menggeliat. Termasuk sektor pariwisata dan budaya yang harus segera bangkit untuk memutarkan roda perekonomian. Namun tentunya dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. 

"Saat ini objek wisata sudah dibuka lagi, termasuk kolam renang juga sudah diperbolehkan. Asalkan para pengelola menyediakan kaporit dan sabun. Ini sangat penting untuk dilaksanakan oleh para pengelola wisata dan pengunjung. Karena jangan sampai ada cluster Covid 19 di sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Bandung," kata Dadang usai membuka rakor di Soreang, Rabu (9/7/2020).

Dikatakan Dadang, ditengah kondisi pandemi virus corona ini, sektor pariwisata dan budaya harus kembali beroperasi. Namun tentunya dengan terus meningkatkan kewaspadaan dan kehati hatian. Pemulihan ekonomi disektor pariwisata dan budaya ini sangat penting. Karena matinya sektor pariwisata beberapa bulan lalu itu, berdampak besar terhadap berbagai jenis usaha lainnya. Seperti para pelaku UMKM, kuliner, fashion, jasa dan lain sebagainya.

"Semua industri UMKM dan IKM diharapkan bisa kembali normal dan bisa terbantu melalui jalur dibuka objek wisata sehingga masyarakat ramai mengunjungi objek wisata," ujarnya. 

Dadang melanjutkan, masyarakat dari luar Kabupaten Bandung, seperti dari Jakarta dan daerah lainya diperbolehkan datang ke Kabupaten Bandung. Namun tentunya datang dalam kondisi sehat. Sedangkan untuk wisatawan dari mancanegara, masih belum diperbolehkan. Karena memang pada saat di imigrasi juga sudah dicegah untuk masuk ke Indonesia. Namun jika suatu saat imigrasi telah mengizinkan, mereka juga diperbolehkan datang ke Kabupaten Bandung untuk berwisata.

"Upaya agar cepat pulih dan bangkit adalah dengan menampilkan berbagai pagelaran seni budaya, gelaran kuliner dan lainnya. Apalagi, objek wisata Kabupaten Bandung berada di wilayah yang berstatus zona hijau sehingga aman untuk dikunjungi," ujarnya. 

Ketua PWI Kabupaten Bandung Rahmat Sudarmaji menambahkan, kekuatan pembangunan suatu pemerintahan perlu mendapat dukungan dari semua elemen, termasuk peran media.

"Konsep pembangunan pentahelix  sangat tepat diterapkan dalam rakor ini. Peran  pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu membangun kebersamaan dalam membangkitkan lagi sektor yang terpuruk saat pandemi Covid-19," ujarnya.

Rahmat menambahkan, komitmen insan pers ini sesuai dengan apa yang menjadi catatan Surat Edaran Dewan Pers menyangkut konten perberitaan saat pandemi Covid-19.

Dewan Pers mewanti-wanti konten berita tentang Covid-19 jangan sampai membuat kepanikan publik atau sensasional, menjaga privasi pasien.

"Catatan lainnya, isi berita harus ada unsur edukasinya, berita tentang penerapan protokol kesehatan harus semakin digaungkan," katanya.

Sebagai tindak lanjut dari MoU lima unsur tadi, PWI dalam waktu dekat ini  berencana menggelar lomba karya jurnalistik dan lomba foto tentang kepariwisataan.

"Diharapkan dengan karya-karya jurnalistik ini bisa menjadi referensi kalau destinasi wisata di Kabupaten Bandung, nyaman dan aman untuk dikunjungi, sehingga pemulihan ekonomi sektor pariwisata dan budaya," ujarmya. (rd dani r nugraha).