Solskjaer si Rendah Hati tapi Sewaktu-waktu 'Meledak'

Solskjaer si Rendah Hati tapi Sewaktu-waktu 'Meledak'
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (Net)

INILAH, Jakarta- Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer adalah orang yang rendah hati dan tak mau cepat berpuas diri, tetapi juga bisa sangat tegas kepada pemain dan timnya, tulis Sky Sports dalam lamannya, Kamis (9/7/2020).

Manchester United di ambang memperpanjang catatan tak terkalahkannya menjadi 17 pertandingan jika menang atau seri melawan Aston Villa Jumat dini hari nanti.

Perjalanan Setan Merah saat ini disebut-sebut sudah berada di jalur yang benar, tetapi Solskjaer sama sekali menolak anggapan itu dan menyatakan masih terlalu jauh mengklaim berhasil.

"Anda tak bisa membicarakan keberhasilan ketika, pertama, ini cuma 16 pertandingan tak terkalahkan. Kami sudah melewati masa yang berat Januari lalu, kami berada pada urutan kelima di liga, jadi Anda tak bisa membicarakan keberhasilan," kata Solskjaer kepada Sky Sports.

"Ya kami ada di semifinal Piala FA dan semoga kami terus maju ke perempat final Liga Europa, jadi memang ini waktu yang menyenangkan, tetapi sama sekali belum mendekati sukses apapun," sambung di.

Meskipun rendah hati Solskjaer juga bisa sangat keras. Dan ini membuat tak heran, tulis Sky Sports, para pemainnya bangkit setelah lockdown dengan tampilan lebih bugar, lebih kuat dan lebih cepat.

Dia sudah menyatakan dengan jelas kepada anak buahnya apa yang dia inginkan dari mereka selama berpekan-pekan dia tak bisa lepas dari mereka di Carrington.

Solskjaer bilang begini kepada pemain-pemainnya, "Kalian ada di klub terbesar di dunia, kalian punya tanggung jawab, kalian punya keistimewaan untuk tetap bugar dan jika kalian tidak disiplin dalam dua atau tiga bulan dalam merawat diri kalian sendiri, saat itulah saya membuka pintu dan bilang 'carilah sendiri ke tempat lain'".

Kepercayaan adalah kata kunci untuk kebanyakan manajer dan terkecuali Solskjaer. Dia telah menikmati ikatan yang demikian kuat dengan rekan-rekan satu timnya pada 1990-an dan bekerja keras membangun kultur yang lebih baik di balik Old Trafford.

Memang ada keluar masuk bintang, tapi menurut Sky Sports perasaan yang kini terjadi di MU adalah lingkungan yang lebih bersahabat.

Ya kompetisi di antara mereka sengit, tetapi ada keyakinan pada setiap orang untuk kompak.

"Menyenangkan bisa menyaksikan mereka masuk pertandingan dengan percaya satu sama lain, saling percaya antar sesama rekan satu tim, percaya apa yang harus dilakukan dalam pertandingan dan pesan yang kami berikan kepada mereka," kata Solskjaer.